![]() |
KOTA KUPANG, NTT, 5 Mei 2026 — Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest S. Ludji, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kualitas pendidikan melalui kolaborasi lintas sektor.
Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, khususnya media, yang telah memberikan masukan, kritik, dan temuan di lapangan.
“Atas nama Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, dan Bapak Sekda, kami menyampaikan terima kasih atas semua masukan, saran, dan temuan dari teman-teman media. Ini sangat membantu kami dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Kupang,” ujarnya.
Menurutnya, upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan sinergi melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan lima unsur utama.
“Pilar pertama pemerintah, kedua akademisi, ketiga pelaku usaha, keempat media, dan kelima masyarakat atau komunitas. Semua harus berkolaborasi,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kontribusi dari masing-masing unsur tersebut sangat penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.
Secara khusus, ia menyoroti peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah.
“Teman-teman pers adalah mata dan telinga kami di lapangan. Karena itu, kami memberikan apresiasi yang tinggi,” katanya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk berperan aktif dalam mendukung proses pendidikan anak, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
“Kami mengajak semua orang tua untuk menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif, termasuk lingkungan bermain anak-anak, agar mendukung proses belajar mereka,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa rumah memiliki peran penting sebagai tempat pendidikan pertama bagi anak.
“Tidak hanya di sekolah, rumah juga harus menjadi tempat belajar. Rumah tangga harus menjadi sekolah pertama bagi anak-anak kita,” pungkasnya.
✒️: kl
