Rote Ndao, NTT – Desakan agar SPBU Rote Ndao dibuka disampaikan Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin, yang meminta pihak Pertamina segera memerintahkan seluruh SPBU di Rote Ndao beroperasi mulai pukul 08.00 WITA. Permintaan ini muncul setelah banyaknya keluhan masyarakat akibat sulitnya mendapatkan BBM.
Dalam komunikasi melalui pesan singkat, Simson Polin meminta Andri dari pihak Pertamina agar segera menginstruksikan SPBU di Rote Ndao untuk dibuka dan melayani masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pelayanan tidak boleh terhambat, bahkan jika hanya tersedia Pertamax, serta tidak boleh menggunakan alasan kupon untuk membatasi distribusi.
“Saya minta hari ini jam 8 SPBU harus buka dan layani masyarakat. Tidak boleh beralasan pakai kupon,” tegasnya.
Selain itu, Simson Polin juga meminta dukungan pihak kepolisian untuk melakukan patroli guna memastikan SPBU benar-benar beroperasi sesuai permintaan.
Langkah ini diharapkan mampu menjawab keluhan masyarakat yang selama beberapa hari terakhir kesulitan memperoleh BBM.
Di sisi lain, kapal pengangkut BBM Ferimas telah tiba di Rote Ndao pada dini hari. Proses bongkar muatan bahkan sudah diminta dilakukan sejak pukul 04.00 WITA.
Dengan kedatangan kapal tersebut, distribusi BBM diharapkan segera kembali normal.
Simson Polin menegaskan bahwa kondisi ini sangat krusial karena masyarakat Rote Ndao sedang berada di musim panen padi.
Kebutuhan BBM meningkat untuk mesin perontok, transportasi hasil panen, serta aktivitas pertanian lainnya.
“Ini lagi musim panen, petani sangat butuh BBM untuk kerja dan angkut hasil panen,” ujarnya.
Sebagai bentuk pengawasan, ia juga meminta agar pihak lapangan mengirimkan foto dan video sebagai bukti bahwa SPBU telah dibuka dan melayani masyarakat.
Permintaan ini menjadi langkah cepat merespons keresahan warga yang terdampak kelangkaan BBM.
Ketika rakyat butuh, pelayanan harus hadir—tanpa alasan.
✒️: kl
