KUPANG, NTT, 6 Agustus 2026– Perselisihan yang viral di media sosial antara Strom dan anggota Ikatan Pemuda Flobamora (IPF) berujung pada pertandingan tinju dalam ajang Diamond Fight Sport Vol. 4 – Infinity Punch yang akan digelar di GOR Flobamora Kupang pada 2 September 2026. Laga tersebut akan mempertemukan Jarot melawan Om Strom dengan hadiah sebesar Rp10 juta.
Perselisihan bermula dari sebuah video yang diunggah Strom melalui media sosial. Dalam video tersebut, Strom mengaku merasa dihina setelah Rio Ngamba diduga melakukan siaran langsung (live) TikTok sambil memaki dirinya tanpa alasan.
"Lalu kamu mabuk-mabukan, kemudian kamu live streaming memaki saya tanpa sebab, padahal tidak ada persoalan apa pun antara kita. Saya tahu mungkin kamu mau cari sensasi dengan cara memaki saya di live TikTok," ujar Strom dalam video yang beredar.
Merasa dirugikan, Strom kemudian menantang Rio Ngamba untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui duel satu lawan satu.
"Mungkin pagi ini kalau kamu sudah sadar dan melihat video ini, saya mau menantang kamu. Kalau kamu laki-laki sejati, kita bertemu. Ini bukan untuk mencari sensasi. Saya hanya mau kasih tahu, jangan jadikan media sosial tempat menghina orang," katanya.
Dalam video yang sama, Strom menegaskan bahwa ia hanya ingin bertarung dengan Rio tanpa melibatkan pihak lain.
"Rio Ngamba, kamu dan saya duel. Saya tunggu kamu. Kita berdua saja, jangan bawa teman-teman atau siapa pun. Cukup kita berdua. Hubungi saya secara pribadi, kita cari tempat sendiri. Nanti orang-orang juga akan tahu lewat live TikTok. Saya tunggu kamu. Ini bukan main-main," ucapnya.
Strom juga menyatakan akan mengunggah video tantangannya ke media sosial.
"Saya akan unggah video ini ke TikTok dan Facebook supaya semua orang melihat. Video ini saya tujukan untuk Rio Ngamba," ujarnya.
Dalam video tersebut, Om Strom mengatakan:
"Lu lalu mabuk-mabukan, lalu lu live streaming maki beta tanpa sebab, tanpa ada persoalan apa-apa. Beta tahu lu mau cari sensasi mungkin dengan cara maki-maki beta.
Mungkin pagi ini lu su sadar, lu su lihat ini video. Beta mau tantang lu, kau datang baik-baik. Tanpa aturan ya, kau datang baik-baik.
Ini bukan cari sensasi. Supaya beta mau kasih tahu lu, ada di Kupang jangan bikin mulut kayak mama-mama di live TikTok. Itu hanya mama-mama yang live lalu maki-maki.
Lu dengan beta duel ya, Rio Ngamba. Lu dengan beta duel. Beta tunggu lu. Katong dua. Duel hanya katong dua. Jangan bawa lu pung teman-teman, jangan bawa siapa-siapa. Katong dua saja.
Nanti japri, katong cari tempat sendiri. Penontonnya tahu saja lewat live TikTok.
Katong dua, beta tunggu lu Rio Ngamba. Ini bukan main gila. Beta betul-betul. Beta mau taruh di TikTok, di Facebook. Beta mau lihat seperti apa lu.
Karena beta mau bikin malu lu, Rio Ngamba, yang beralamat di Gininiba, tadi malam."
Menanggapi tantangan tersebut, berdasarkan keterangan Ketua IPF NTT, Joi Sadipun, Rio Ngamba tidak dapat memenuhi tantangan karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. Karena itu, keluarga besar IPF mendatangi Strom dengan tujuan menyelesaikan persoalan secara damai.
Menurut Joi Sadipun, dalam proses mediasi tersebut, pihak IPF mempersilakan Strom memilih anggota lain apabila tantangan tersebut tetap ingin dilanjutkan. Namun situasi kemudian memanas hingga terjadi insiden dorong-mendorong antara Jarot dan Strom. Rekaman kejadian itu kemudian viral di media sosial.
Setelah insiden tersebut, kedua belah pihak akhirnya dijadwalkan bertemu di atas ring dalam ajang Diamond Fight Sport Vol. 4 – Infinity Punch. Pertandingan Jarot versus Om Strom akan digelar di GOR Flobamora Kupang pada 2 September 2026 dengan total hadiah Rp10 juta.
Ketua IPF NTT, Joi Sadipun, berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
"Kalau bisa diselesaikan dengan damai, itu yang terbaik. Kalau sampai perang, jangan sampai kalah," ujarnya.
Ajang tersebut akan disaksikan langsung oleh penonton di GOR Flobamora Kupang dan juga dijadwalkan disiarkan melalui kanal YouTube VLANS Media.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Rio Ngamba terhadap pernyataan Strom. Pernyataan yang dikutip dalam berita ini merupakan versi Strom yang disampaikan melalui video di media sosial, sementara kronologi mediasi merupakan keterangan dari pihak IPF. News Daring tetap membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
✒️: kl
