![]() |
| Wilfridus Yons Ebit, kader potensial asal Kloangpopot, Kabupaten Sikka, yang kini menapaki panggung nasional melalui peran strategis di sektor BUMN dan organisasi pertanian. |
Maumere, NTT– Nama Wilfridus Yons Ebit semakin diperhitungkan sebagai kader potensial asal Kloangpopot, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kiprah Wilfridus Yons Ebit kini tidak lagi sebatas di level daerah, tetapi telah menapaki panggung nasional melalui peran strategis di sektor BUMN dan organisasi kepemudaan berbasis pertanian.
Langkahnya menjadi representasi nyata bahwa anak daerah dari Flores mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan berada dalam posisi penting yang berpengaruh terhadap arah pembangunan Indonesia Timur.
Saat ini, Wilfridus Yons Ebit dipercaya menjabat sebagai Komisaris PT Kaltim Kariangau Terminal, sebuah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang kepelabuhanan dan bermitra dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dalam pengelolaan layanan pelabuhan. Posisi ini menempatkannya dalam lingkar strategis pembangunan infrastruktur dan logistik nasional.
Peran tersebut bukan sekadar jabatan simbolik. Infrastruktur pelabuhan memiliki dampak langsung terhadap arus distribusi barang, stabilitas harga, dan konektivitas antarwilayah. Dalam konteks Indonesia Timur, penguatan sektor logistik menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan.
Tak hanya di dunia korporasi, Bung Ebit — sapaan akrabnya — juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan. Ia memfokuskan energi dan gagasannya pada penguatan sektor pertanian melalui perannya sebagai Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia.
Tani Merdeka Indonesia merupakan organ yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan dijalankan secara operasional oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, yang dikenal sebagai figur penggerak konsolidasi petani nasional.
Organisasi ini berfokus pada menyerap kebutuhan petani, memperjuangkan akses pupuk, benih, permodalan, hingga memastikan hasil produksi tersalurkan secara adil dan menguntungkan. Arah besarnya adalah mendukung hilirisasi pertanian dan memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.
Dalam konteks ini, kehadiran Wilfridus Yons Ebit menjadi penting. Ia berada di simpul strategis antara kebijakan nasional dan kebutuhan riil petani di lapangan.
Kehadiran Wilfridus Yons Ebit di struktur strategis BUMN sekaligus dalam barisan penggerak petani nasional menjadi simbol kebangkitan kader muda dari NTT, khususnya Kabupaten Sikka.
Kiprahnya menunjukkan bahwa anak daerah tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan nasional, tetapi mampu berdiri sebagai penggerak.
Dengan semangat membangun dari pinggiran, Wilfridus Yons Ebit dinilai sebagai figur yang mampu menjembatani kepentingan daerah dan nasional, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan Indonesia.
Petani Jaya, Indonesia Maju.
✒️: Albert Cakramento
