Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Buku Asa dan Rasa NTT Jadi Cermin 1 Tahun Kepemimpinan

Kamis, 09 April 2026 | April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T09:48:05Z

 

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menyampaikan sambutan dalam acara peluncuran buku Asa dan Rasa: Refleksi Setahun Ayo Bangun NTT di Aula Eltari Kupang, Kamis (9/4/2026).

Kupang,NTT buku Asa dan Rasa NTT menjadi sorotan dalam acara peluncuran yang berlangsung di Aula Eltari Kupang, Kamis (9/4/2026), saat Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menyampaikan refleksi mendalam terhadap satu tahun perjalanan kepemimpinan di Nusa Tenggara Timur.


Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa buku Asa dan Rasa: Refleksi Setahun Ayo Bangun NTT bukan sekadar dokumentasi kinerja pemerintah.


Buku ini, menurutnya, adalah cara membaca perjalanan awal pemerintahan dalam bingkai harapan dan kenyataan yang dirasakan masyarakat.


“Pembangunan bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana kebijakan itu dirasakan, dimaknai, dan direspons oleh masyarakat,” tegasnya.


Ia menjelaskan, dua kata utama dalam buku ini mengandung makna mendalam:


Asa → harapan politik yang dititipkan rakyat

Rasa → pengalaman nyata masyarakat di lapangan


Di sinilah buku Asa dan Rasa NTT menjadi penting—menghubungkan kebijakan dengan realitas.


Acara ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang diskusi terbuka.


Berbagai perspektif muncul:


  • Optimisme
  • Kritik
  • Catatan evaluasi


Justru keberagaman pandangan inilah yang memperkaya makna refleksi.


Dalam buku tersebut tergambar arah pembangunan NTT yang sedang berjalan, antara lain:


  • Penguatan ekonomi rakyat
  • Peningkatan layanan kesehatan
  • Perbaikan sektor pendidikan
  • Reformasi birokrasi


Semua diarahkan untuk mendekatkan negara kepada masyarakat.


Namun, Wakil Gubernur menegaskan:

satu tahun adalah fase awal.

“Ke depan yang menentukan adalah konsistensi, keberlanjutan, dan kualitas implementasi,” ujarnya.


Pembangunan NTT tidak bisa berjalan sendiri.

Diperlukan kolaborasi dari:


  • Akademisi
  • Dunia usaha
  • Komunitas
  • Masyarakat luas


Ia juga menekankan pentingnya budaya evaluasi:


  • Kebijakan harus diuji
  • Program harus berdampak
  • Kritik harus diterima


Wakil Gubernur turut mengapresiasi para penulis, editor, dan penerbit buku ini.


Menurutnya, keberanian untuk jujur dalam analisis dan mengakui kekurangan adalah bagian penting dari proses pembangunan.


Buku Asa dan Rasa NTT bukan sekadar catatan perjalanan, tetapi menjadi titik awal dialog yang lebih luas tentang arah pembangunan ke depan.


Ketika pemerintah berani bercermin, di situlah pembangunan dimulai dengan kejujuran.

✒️: kl



🔗 Google Penelusuran

www.news-daring.com/buku-asa-dan-rasa-ntt⁠

🏷️ Elemen Blogger

Permalink:

buku-asa-dan-rasa-ntt

Label:

NTT, buku, pemerintahan, pembangunan, refleksi

Meta deskripsi:

Buku Asa dan Rasa NTT jadi refleksi 1 tahun kepemimpinan dan arah pembangunan di Nusa Tenggara Timur dalam forum diskusi terbuka.