![]() |
| Foto: Istimewa |
Wali Kota Kupang, Paskah GMIT 2026 menjadi fokus Pemerintah Kota Kupang, dengan langkah mengundang Wakil Presiden RI untuk hadir sekaligus mendorong perayaan ini menjadi ikon kota.
Kota Kupang, NTT — Rabu, 1 April 2026 —Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa dirinya telah mengundang Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, untuk hadir di Kota Kupang dan menyaksikan langsung Pawai Paskah GMIT 2026.
“Kami mengundang Wakil Presiden untuk hadir di Kota Kupang dan menyaksikan langsung Pawai Paskah GMIT. Ini menjadi momentum besar bagi daerah,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kehadiran Wakil Presiden belum dapat dipastikan sepenuhnya karena menyesuaikan agenda kenegaraan.
“Kami tentu berharap beliau bisa hadir. Tetapi kami juga memahami bahwa agenda beliau sangat padat. Bisa saja pada hari pelaksanaan ada agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan,” jelasnya.
Meski begitu, komunikasi yang telah terjalin menunjukkan sinyal positif.
“Dari komunikasi yang ada, beliau memiliki keinginan untuk hadir dalam pawai Paskah nanti,” tambahnya.
Pemerintah Kota Kupang kini mendorong Pawai Paskah GMIT 2026 menjadi salah satu ikon utama kota, khususnya dalam momentum perayaan Paskah.
“Kita ingin Pawai Paskah GMIT ini menjadi ikon Kota Kupang, seperti halnya Semana Santa yang sudah dikenal luas,” ujar Wali Kota.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjadikan Kupang sebagai destinasi wisata religi di Indonesia Timur.
Sedikit santai tapi bermakna, Kupang juga ingin punya “event Paskah yang bikin orang luar datang, bukan cuma dengar cerita.”
Pawai Paskah GMIT dinilai memiliki potensi besar, tidak hanya dari sisi keagamaan, tetapi juga ekonomi dan pariwisata.
Jika dikembangkan secara konsisten, kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan berskala nasional yang menarik perhatian luas.
Kehadiran Gibran Rakabuming Raka, jika terealisasi, akan menjadi dorongan kuat dalam memperkenalkan Kupang di tingkat nasional.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Kupang dalam mengangkat Pawai Paskah GMIT menjadi lebih dari sekadar tradisi, tetapi juga sebagai identitas kota.
Ketika sebuah kota berani mengangkat tradisinya, di situlah identitas dibangun dan dikenal lebih luas.
✒️: kl
