![]() |
| Jemaat Gereja Eklesia Mok Lain berfoto bersama usai ibadah Minggu dalam momentum Bulan Budaya di Rote Ndao, Minggu (3/5/2026). |
Rote Ndao, NTT, 3 Mei 2026 — Dalam momentum Bulan Budaya, jemaat Gereja Eklesia Mok Lain diteguhkan untuk tetap berpegang pada iman kepada Yesus Kristus sebagai satu-satunya jalan, kebenaran, dan hidup di tengah berbagai pergumulan kehidupan.
Suasana ibadah Minggu di Gereja Eklesia Mok Lain berlangsung khidmat dan penuh makna. Renungan yang dipimpin Vikaris Sellimansye Linda Ully, S.Th, mengajak jemaat untuk kembali meneguhkan hati melalui firman Tuhan dari Yohanes 14:1–14.
Melalui firman tersebut, jemaat diingatkan pada perkataan Yesus, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup,” yang menjadi dasar pengharapan bagi setiap orang percaya di tengah kegelisahan dan ketidakpastian hidup.
Vikaris menyampaikan bahwa kehidupan kerap membawa manusia pada kekhawatiran. Namun firman Tuhan mengajak setiap orang untuk tidak membiarkan hati dikuasai rasa gelisah.
“Percaya kepada Tuhan berarti menyerahkan seluruh langkah hidup kepada-Nya, sebab Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya,” ungkapnya.
Secara khusus, jemaat diajak untuk tetap rajin beribadah dan selalu mengingat Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Kehadiran di rumah ibadah disebut sebagai hal yang utama, karena di sanalah hati dikuatkan, dipulihkan, dan dipersatukan dalam kasih.
Dalam konteks Bulan Budaya, renungan ini juga menegaskan bahwa seluruh ciptaan adalah milik Tuhan. Tanah, budaya, kehidupan, serta keberadaan masyarakat merupakan anugerah yang harus dijaga dan dipelihara dengan penuh tanggung jawab.
Rumah ibadah yang berdiri di tengah jemaat disebut sebagai wujud nyata kasih dan penyertaan Tuhan, yang dibangun melalui pengorbanan dan kebersamaan umat.
Pesan penting yang ditekankan adalah bahwa kebudayaan tidak boleh menjauhkan manusia dari Tuhan, melainkan harus menjadi sarana untuk memuliakan nama-Nya.
“Budaya, adat, dan talenta yang dimiliki harus menjadi kesaksian iman, agar nama Tuhan semakin dimuliakan,” jelasnya.
Renungan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang yang berjalan bersama Yesus tidak pernah berjalan sendirian. Kristus telah menyediakan tempat bagi umat-Nya di rumah Bapa, dan janji itu menjadi sumber kekuatan untuk tetap setia.
“Tetap setia, tetap berdoa, dan tetap rajin beribadah. Di dalam Yesus ada jalan, ada kebenaran, dan ada hidup,” tutup Vikaris.
✒️: Eh
