Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Pastor Dipukul Saat Misa Pemakaman, Polisi Ungkap Kronologi

Jumat, 24 April 2026 | April 24, 2026 WIB Last Updated 2026-04-24T11:14:25Z

 

Seorang pastor menjadi korban dugaan penganiayaan saat memimpin misa pemakaman di Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Rabu (22/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi setelah teguran terhadap keributan di lokasi ibadah memicu aksi kekerasan.

Maumere, NTTKasus pastor dipukul saat misa pemakaman di Kabupaten Sikka mengejutkan publik setelah insiden kekerasan terjadi di tengah ibadah sakral. Peristiwa tersebut berlangsung di Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 17.00 WITA.


Korban diketahui merupakan Pastor Pembantu Paroki Santo Petrus Kloangpopot berinisial F.P.A yang saat itu sedang memimpin misa penguburan.


Insiden pastor dipukul saat misa pemakaman bermula dari keributan di bagian belakang rumah duka. Suasana yang seharusnya khidmat berubah tegang ketika sejumlah orang diduga tidak menghormati jalannya ibadah.


Korban kemudian menegur pihak yang membuat kegaduhan. Namun, teguran tersebut justru memicu emosi hingga berujung pada aksi kekerasan.


Situasi semakin memanas ketika korban dilaporkan dikejar dan mengalami pemukulan di bagian belakang kepala.


Sekretaris Jenderal Keuskupan Maumere, RD. Yakobus Donnisius Migo, membenarkan kejadian tersebut dan menyayangkan insiden yang terjadi di ruang ibadah.


“Kami sangat menyesalkan kejadian ini karena terjadi dalam momen sakral. Kami mengimbau umat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses ini kepada aparat hukum,” ujarnya.


Kasus pastor dipukul saat misa pemakaman ini dinilai mencederai nilai-nilai penghormatan terhadap ibadah keagamaan.


Pihak kepolisian melalui Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, memastikan laporan telah diterima.


Terlapor diketahui berinisial Y.A dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Sikka.


“Pemeriksaan terhadap korban, saksi-saksi, dan terlapor sedang dilakukan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap,” jelasnya.


Kasus pastor dipukul saat misa pemakaman kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.


Laporan resmi telah diajukan pada Kamis, 23 April 2026. Kuasa hukum korban menegaskan bahwa langkah hukum ditempuh untuk memastikan keadilan ditegakkan.


Publik berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan kepastian bagi semua pihak.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ruang ibadah harus tetap dijaga kesakralannya dari segala bentuk kekerasan.


Ketika tempat suci ternodai kekerasan, maka hukum dan nurani publik harus berdiri lebih tegas dari sebelumnya.

✒️: Albert Cakramento