Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Hardiknas NTT 2026, Melki Tekankan SDM Unggul & Merata

Sabtu, 02 Mei 2026 | Mei 02, 2026 WIB Last Updated 2026-05-02T02:10:21Z

 

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menghadiri dan memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 di Kampus UPG 1945 NTT, Kupang, yang diikuti ratusan mahasiswa dan pelajar dengan penuh khidmat.

Kota Kupang, NTT – Upacara Hardiknas NTT 2026 di Kampus UPG 1945 NTT berlangsung khidmat, Jumat (2/5/2026). Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, memimpin langsung upacara dan membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam momentum Hardiknas NTT 2026 ini, ia menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama membangun sumber daya manusia unggul, kuat, dan berdaya saing.


Dalam amanatnya, Melki mengajak seluruh peserta upacara untuk bersyukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa sehingga bangsa Indonesia dapat memperingati Hardiknas NTT 2026 dalam keadaan aman dan damai.


Ia menegaskan, pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses memanusiakan manusia—dijalankan dengan tulus, penuh kasih, dan berorientasi pada pengembangan potensi.


Hal ini sejalan dengan ajaran Ki Hajar Dewantara melalui konsep Among:

asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan).


“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkan potensi terbaik manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” tegasnya.


Melki menekankan bahwa pendidikan merupakan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, dan peradaban yang bermartabat.


Ia juga menyampaikan bahwa visi pendidikan nasional sejalan dengan arah pembangunan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama menuju Indonesia maju, makmur, dan bermartabat.


Dalam Hardiknas NTT 2026, disampaikan pula kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional:

1. Revitalisasi & Digitalisasi Sekolah

Pemerintah mendorong pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan, termasuk digitalisasi pembelajaran melalui papan interaktif digital di ribuan satuan pendidikan.

2. Peningkatan Kualitas & Kesejahteraan Guru

Guru sebagai ujung tombak pendidikan mendapatkan perhatian melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi, serta bantuan beasiswa pendidikan.

3. Penguatan Pendidikan Karakter

Sekolah didorong menjadi ruang yang aman, nyaman, dan inklusif, sekaligus membentuk karakter peserta didik melalui kebiasaan positif dan kegiatan pembinaan.

4. Peningkatan Mutu Pembelajaran

Fokus pada literasi, numerasi, sains, dan teknologi, termasuk evaluasi kemampuan akademik secara terukur.

5. Pemerataan Akses Pendidikan

Pemerintah memastikan pendidikan yang mudah, murah, dan berkualitas, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dan pembelajaran jarak jauh.


Secara khusus dalam Hardiknas NTT 2026, Melki menekankan tiga prioritas utama pendidikan di NTT:


✔ Akademik

Peserta didik harus memiliki kemampuan akademik yang kuat di setiap jenjang pendidikan.

✔ Karakter

Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin harus menjadi fondasi utama.

Wirausaha

NTT membutuhkan generasi yang mampu menciptakan lapangan kerja. Pendidikan harus mendorong jiwa kewirausahaan sejak dini.


Sedikit santai tapi kena, Melki mengingatkan:

“Kalau semua mau jadi pencari kerja, siapa yang buka lapangan kerja?”


Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sebagai tiga pusat pendidikan.


Selain itu, dibutuhkan perubahan pola pikir (mindset), penguatan mental, dan misi yang jelas agar seluruh kebijakan pendidikan tidak berhenti di atas kertas.


Peringatan Hardiknas NTT 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas, merata, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.


Pendidikan yang kuat hari ini adalah jaminan masa depan NTT yang lebih mandiri dan bermartabat.

✒️: kl