Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Siswi SMA Rote Tengah Tembus Panggung Nasional, Bawa Nama Budaya Rote Ndao

Rabu, 20 Mei 2026 | Mei 20, 2026 WIB Last Updated 2026-05-19T22:44:44Z

 


Rote NDAO, NTTSiswi SMA Negeri 1 Rote Tengah, Mayana Tysellanata Saleky, sukses menembus panggung nasional setelah meraih gelar Remaja Putri Literasi Budaya Indonesia 2025 dan membawa nama budaya Rote Ndao semakin dikenal luas di tingkat nasional.


Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Mayana, tetapi juga bagi SMA Negeri 1 Rote Tengah dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao.


Mayana yang saat ini duduk di kelas XI B dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sekolah dan sosial. Di balik pencapaiannya, ia mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti PT Bo’a Development, Nihi Rote, Rote Hospitality Academy (RHA), serta Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli (YKRP).


“Bisa seperti ini berkat dukungan orang tua, PT Bo’a Development, Nihi Rote, Rote Hospitality Academy (RHA), Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli (YKRP), dan sekolah,” ujar Mayana bangga, Rabu (20/5/2026).


Di tengah aktivitasnya sebagai Remaja Putri Literasi Budaya Indonesia 2025, Mayana tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah. Salah satunya terlibat dalam proses finishing lapangan multifungsi SMA Negeri 1 Rote Tengah yang dikerjakan melalui dukungan PT Bo’a Development bersama Nihi Rote, Rote Hospitality Academy, dan Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli.


Dalam proses pengerjaan tersebut, suasana gotong royong terlihat kuat antara siswa dan para guru. Lapangan multifungsi itu nantinya akan digunakan sebagai fasilitas olahraga dan berbagai kegiatan sekolah lainnya.


Bagi Mayana, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari nilai budaya dan kebersamaan yang selama ini ia pelajari dan perkenalkan di tingkat nasional.


“Dari Rote Tengah, kami ingin memperlihatkan bahwa hospitality itu nyata, dari kebersamaan kami tanpa jarak dengan guru, bekerja sama mengerjakan lapangan kami,” jelasnya.


Menurut Mayana, pendidikan bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi juga tentang membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan rasa kebersamaan terhadap lingkungan sekitar.


Ia mengaku akan terus memperkenalkan budaya Rote Ndao melalui langkah-langkah sederhana, termasuk keterlibatannya dalam kegiatan sosial dan pendidikan di sekolah.


“Bagi saya, hospitality bukan cuma tentang menyambut tamu dengan ramah. Tapi bagaimana memperlakukan orang lain agar merasa diterima dan bertumbuh bersama, termasuk di lingkungan sekolah,” ungkapnya.


Kehadiran Mayana di panggung nasional menjadi bukti bahwa generasi muda Rote Ndao memiliki potensi besar untuk berkembang dan memperkenalkan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas.

✒️:***/kl