Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Sergius Penjaga Jong Dobo Tak Lagi Sendiri, BPN NTT Datang Bawa Kepedulian

Senin, 07 September 2026 | September 07, 2026 WIB Last Updated 2026-09-07T14:33:23Z


Maumere, NTT, 7 September 2026 — Di tengah perjuangan warga untuk bangkit setelah gempa Flores, kepedulian akhirnya hadir di Dusun Dobo, RT 01/RW 01, Desa Ian Tena, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.


Di antara warga yang masih merasakan dampak gempa terdapat Sergius, penjaga Jong Dobo. Kondisi Sergius bersama warga lainnya sebelumnya disampaikan kepada Media news-daring.com.


Keluhan mengenai kebutuhan masyarakat terdampak kemudian diberitakan sebagai upaya menyuarakan kondisi warga yang membutuhkan perhatian.


Suara warga tersebut akhirnya mendapat respons.


BPN NTT Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka melakukan koordinasi dengan Media News Daring.Com untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat di Dusun Dobo.


Dalam koordinasi tersebut, Media News Daring.Com menyampaikan harapan agar bantuan dapat disalurkan langsung kepada warga yang benar-benar terdampak dan membutuhkan.


Harapan itu kemudian diwujudkan.


Melalui gerakan BPN NTT Peduli Bencana Flores, jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka turun langsung ke Dusun Dobo dan menyalurkan bantuan sembako kepada warga.


Bantuan berupa kebutuhan pokok, termasuk telur dan bahan pangan lainnya, diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat selama masa pemulihan pascagempa.


Bagi warga, kedatangan BPN NTT bukan sekadar membawa sembako.


Kehadiran itu membawa pesan bahwa mereka masih diperhatikan.


Sergius, penjaga Jong Dobo, bersama warga lainnya menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur.


Di tengah kondisi permukiman yang sebagian masih menggunakan tenda darurat, bantuan tersebut memiliki arti besar bagi masyarakat.


Sebelum bantuan datang, warga hanya bisa menyampaikan keluhannya dan berharap ada pihak yang mau mendengar serta membantu.
Pemberitaan Media News Daring.Com kemudian menjadi jembatan antara suara masyarakat dan pihak yang memiliki kepedulian.


Warga pun menyampaikan apresiasi kepada BPN NTT Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka.


“Terima kasih kepada Media News Daring.Com yang sudah mau menyuarakan keluhan kami. Kami bersyukur karena kondisi kami mendapat perhatian dan hari ini ada bantuan yang datang,” ungkap salah seorang warga.


Bagi masyarakat Dobo, bantuan tersebut sangat berarti karena kehidupan pascagempa belum sepenuhnya kembali normal.


Kebutuhan pangan keluarga tetap harus dipenuhi setiap hari, sementara sebagian warga masih berada dalam kondisi serba terbatas.


Ada sesuatu yang lebih besar dari bantuan yang diterima warga Dobo.


Bukan hanya telur dan bahan pangan, tetapi rasa bahwa mereka tidak dilupakan.
Warga bahkan menyampaikan doa bagi jajaran BPN NTT yang telah menunjukkan kepedulian.


“Semoga pihak BPN yang sudah membantu kami diberikan rezeki yang berlimpah, kesehatan, umur panjang, dan selalu dalam lindungan Tuhan,” ungkap warga.


Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari gerakan BPN NTT Peduli Bencana Flores, sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian dapat tumbuh dari hal sederhana: mendengar suara masyarakat dan kemudian bertindak.


Dari keluhan, lahir pemberitaan. Dari pemberitaan, muncul perhatian. Dari perhatian, lahir kepedulian. Dan dari kepedulian, bantuan akhirnya sampai kepada warga yang membutuhkan.


Bagi Sergius, penjaga Jong Dobo, dan warga RT 01/RW 01 Dusun Dobo, kedatangan BPN NTT bukan sekadar penyaluran sembako.


Ini adalah cerita tentang suara warga yang akhirnya didengar. Tentang mereka yang sempat merasa sendiri, kemudian disapa oleh kepedulian.


Di tengah luka pascagempa yang belum sepenuhnya sembuh, bantuan itu menjadi pengingat sederhana:
Mereka belum dilupakan.

✒️: Albert Cakramento