Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

HMI Desak Polres Sikka Percepat Penanganan Dugaan Pemerkosaan di Nanghure

Selasa, 06 Oktober 2026 | Oktober 06, 2026 WIB Last Updated 2026-10-06T11:20:33Z


Maumere, NTT, 6 Oktober 2026 — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Maumere mendesak Polres Sikka mempercepat penanganan laporan dugaan pemerkosaan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial JT di Kompleks Nanghure 72, Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat.


Desakan tersebut disampaikan HMI Cabang Maumere melalui Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) dalam rilis pers yang diterima media ini.


Dalam rilis tersebut, HMI menyebut dugaan peristiwa itu terjadi pada 6 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Korban disebut telah membuat laporan resmi ke Polres Sikka dan menyerahkan sejumlah barang yang dinilai berkaitan dengan perkara kepada penyidik.


HMI mengatakan korban dan keluarganya masih menunggu informasi mengenai perkembangan laporan tersebut. Karena itu, mereka meminta kepolisian memberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) agar korban dan keluarga memperoleh kepastian mengenai tahapan penanganan perkara.


Selain mendorong percepatan penanganan perkara, HMI meminta kepolisian memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan selama proses hukum berlangsung.


Pendampingan tersebut, menurut HMI, perlu mencakup pemulihan fisik dan psikologis korban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai tindak pidana kekerasan seksual.


“Korban membutuhkan kepastian, perlindungan, dan pendampingan selama proses hukum berlangsung. Penanganan perkara harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tetap mengedepankan hak serta keselamatan korban,” demikian pernyataan HMI dalam rilis yang diterima media ini.


HMI juga meminta kepolisian menindaklanjuti pihak yang diduga terlibat apabila hasil penyelidikan dan penyidikan menemukan bukti yang cukup serta memenuhi unsur pidana.


Menurut HMI, kepastian perkembangan perkara penting bagi korban dan keluarga agar mereka mengetahui sejauh mana laporan tersebut telah ditangani. 


HMI berharap Polres Sikka segera memberikan informasi resmi mengenai perkembangan laporan kepada korban dan keluarga.


Mereka juga meminta seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur hukum dengan tetap memperhatikan hak dan keselamatan korban.


Pemberitaan ini disusun berdasarkan rilis pers HMI Cabang Maumere. Media ini belum memperoleh keterangan dari Polres Sikka mengenai perkembangan laporan tersebut. Pihak kepolisian maupun pihak lain yang berkepentingan memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai penanganan perkara.

✒️: Albert Cakramento/***