Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

KN Nipa Bertolak ke Rote, 180 Ton BBM untuk PLN Tiba Pagi Ini

Selasa, 27 Januari 2026 | Januari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T23:18:42Z

 

Kapal Negara KN Nipa milik Distrik Navigasi berlayar dari Pelabuhan Tenau Kupang menuju Rote Ndao mengangkut 180 ton BBM untuk kebutuhan operasional PLN Rote Ndao, Selasa (27/1/2026). Pengiriman dilakukan di tengah kondisi cuaca laut yang berawan dengan estimasi kapal berlabuh di Pelabuhan Pantai Baru pada pukul 08.00 WITA.


Kupang, NTT – Upaya menjaga keandalan pasokan energi di wilayah kepulauan kembali menunjukkan hasil. Kapal Negara (KN) Nipa milik Distrik Navigasi resmi bertolak dari Pelabuhan Tenau Kupang menuju Rote Ndao dengan mengangkut 180 ton BBM untuk kebutuhan operasional PLN Rote Ndao, Selasa (27/1/2026).


Informasi tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin, yang selama ini aktif mengawal isu kelistrikan dan distribusi energi di wilayah kepulauan. Menurut Simson Polin, pengiriman BBM ini merupakan bagian dari langkah antisipatif untuk memastikan pasokan listrik di Rote Ndao tetap stabil dan tidak terganggu.


“KN Nipa milik Navigasi sudah bertolak dari Pelabuhan Tenau Kupang menuju Rote Ndao dengan membawa 180 ton BBM untuk PLN Rote Ndao,” ujar anggota DPRD komisi 4 Simson Polin dalam pesan WhatsApp yang diterima media ini, 


Ia menjelaskan, kapal tersebut diperkirakan berlabuh di Pelabuhan Pantai Baru, Rote Ndao, dengan estimasi tiba sekitar pukul 08.00 WITA, menyesuaikan kondisi cuaca dan pelayaran. Penggunaan Kapal Negara Navigasi dinilai sebagai langkah strategis, mengingat tantangan geografis dan cuaca laut yang kerap mempengaruhi distribusi logistik ke wilayah kepulauan di Nusa Tenggara Timur.


Sebagai anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTT yang membidangi infrastruktur dan pembangunan, termasuk sektor energi, Simson Polin menegaskan bahwa distribusi BBM untuk PLN menjadi perhatian serius. Pasokan BBM yang lancar tidak hanya menjamin listrik tetap menyala, tetapi juga menopang aktivitas ekonomi, layanan publik, dan kebutuhan dasar masyarakat Rote Ndao.


Pengiriman 180 ton BBM ini diharapkan mampu menutup kebutuhan operasional PLN Rote Ndao dalam beberapa waktu ke depan, sekaligus mencegah potensi krisis energi yang kerap menghantui wilayah kepulauan. Koordinasi lintas lembaga antara DPRD NTT, pihak Navigasi, dan PLN disebut terus diperkuat agar distribusi energi berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.


Langkah ini kembali menegaskan bahwa pengawalan distribusi energi tidak cukup hanya dengan kebijakan di atas kertas, tetapi membutuhkan kerja teknis di lapangan dan koordinasi yang konsisten, terutama bagi daerah-daerah terluar seperti Rote Ndao.

✒️: kl