![]() |
| Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam Rapat Tinjauan Manajemen Tingkat Universitas di Kupang, 24 Februari 2026. |
Kupang, NTT, 24 Februari 2026 – Gudang ternak TTS siap bangkit menjadi komitmen yang ditegaskan Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, S.Ip., S.H., M.H., saat menghadiri Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tingkat Universitas Nusa Cendana yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU dan PKS bersama mitra pemerintah daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati TTS secara resmi melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan di TTS.
Dalam pernyataannya, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya akan melihat berbagai program yang ada. Ia secara jujur mengakui bahwa di TTS angka stunting masih tinggi, kemiskinan, kemiskinan ekstrem, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan persoalan kemasyarakatan.
“Secara jujur di TTS itu angka stunting masih tinggi, kemiskinan, miskin ekstrem, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kemasyarakatan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa potensi daerah perlu dikembangkan secara maksimal, khususnya sektor peternakan, pertanian, dan perkebunan yang selama ini menjadi kekuatan utama daerah.
“Potensi daerah yang ada kita sama-sama tahu, seperti peternakan, pertanian, dan perkebunan yang ada di sana,” ujarnya.
Menurutnya, TTS sejak lama dikenal sebagai salah satu gudang ternak di Nusa Tenggara Timur. Karena itu, penguatan sektor peternakan dan pertanian harus dikembangkan sesuai dengan kondisi serta potensi daerah.
“Pertanian tentunya kita kembangkan sesuai dengan kondisi dan potensi daerah,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, termasuk melalui berbagai sentuhan bantuan dana serta dukungan sektor lain seperti pariwisata.
“Dengan pemerintah provinsi, dengan pemerintah pusat, dengan berbagai sentuhan bantuan dana dan sektor lain seperti pariwisata,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kerja sama yang telah ditandatangani harus memiliki tindak lanjut nyata dan menjadi pedoman pembangunan ke depan.
“Tindak lanjut ini harus menjadi pedoman untuk kita ke depannya,” tegasnya.
Melalui MoU dengan Undana, Pemerintah Kabupaten TTS berharap dukungan akademik, riset, dan pendampingan program dapat mempercepat penurunan stunting serta pengentasan kemiskinan ekstrem, sekaligus mengembalikan kejayaan TTS sebagai gudang ternak di NTT.
✒️: kl
