Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Joni Asadoma: Tanpa Inovasi Negara Bisa Mundur, Dapur Flobamorata Jadi Motor OVOP NTT

Rabu, 11 Maret 2026 | Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-11T11:54:44Z

 

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Joni Asadoma, menyampaikan sambutan dalam acara peresmian Dapur Flobamorata berbasis One School One Product (OSOP) di SMKN 3 Kupang, Rabu (11/3), yang diresmikan oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai bagian dari penguatan program OVOP/OSOP/OCOP untuk mendorong inovasi dan ekonomi kreatif di NTT.

Kupang, NTT – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena meresmikan Dapur Flobamorata di SMKN 3 Kupang, Rabu (11/3/2026). Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat inovasi dan pengembangan produk kreatif dalam mendukung program OVOP (One Village One Product), OSOP (One School One Product), dan OCOP (One City One Product) di NTT.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT Joni Asadoma menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci kemajuan suatu negara dan daerah.


“Suatu negara itu maju sekarang ini kalau tidak punya inovasi, dia tidak akan ke orang lain, dia akan ganti tempat, bahkan lama-lama bisa mundur,” kata Joni Asadoma.


Menurutnya, kehadiran Dapur Flobamorata di SMKN 3 Kupang merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda, khususnya para siswa SMK.


“Ini adalah kita merangsang motivasi, membangkitkan inovasi dan kreativitas daripada anak-anak kita,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa inovasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang sering kali diwarnai kegagalan.


Sebagai contoh, Joni mengutip kisah ilmuwan dunia Thomas Alva Edison yang mengalami banyak kegagalan sebelum berhasil menemukan lampu pijar.


“Kita tahu bahwa Edison katanya waktu menemukan lampu, ribuan kali mencoba. Yang pertama gagal, yang kedua gagal. Tapi yang penting di sini adalah never surrender, jangan pernah menyerah,” tegasnya.


Karena itu, ia mendorong para siswa untuk tidak takut mencoba dan terus belajar hingga menemukan formula terbaik dalam menciptakan produk yang berkualitas.


“Gagal, coba lagi. Gagal, coba lagi sampai kita mendapatkan suatu formula yang sempurna,” katanya.


Melalui program OVOP, OSOP, dan OCOP, pemerintah berharap lahir berbagai produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar.


“Kita mau bikin produk yang baik sehingga ini akan menjadi produk yang dapat diandalkan, produk yang dicintai dan dicari oleh masyarakat Kota Kupang,” ujarnya.


Ia juga menyebut berbagai jurusan di SMKN 3 Kupang dapat berkontribusi dalam program tersebut.

“Jurusan  Kuliner, busana, perhotelan, dan juga komputer,” kata Joni.


Selain itu, Wakil Gubernur menekankan pentingnya peran guru dan pendamping dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.


“Saya ajarkan kepada seluruh guru-guru di sini agar program ini betul-betul dijaga, diawasi dan didampingi sehingga program ini akan terus berjalan,” ungkapnya.


Ia mengakui bahwa perjalanan program inovasi ini tidak akan lepas dari berbagai tantangan.


“Seperti tadi saya bilang, akan ada banyak tantangan. Tapi kalau kita terus memperbaiki sedikit demi sedikit, hasilnya pasti akan jauh lebih baik,” katanya.


Pemerintah Provinsi NTT berharap Dapur Flobamorata di SMKN 3 Kupang dapat menjadi pusat lahirnya ide, kreativitas, serta produk unggulan daerah yang mampu memperkuat ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Timur.

✒️: kl