Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Sejarah Baru! Tani Merdeka Indonesia NTT Dilantik di Nagekeo

Minggu, 29 Maret 2026 | Maret 29, 2026 WIB Last Updated 2026-03-29T11:00:18Z

 

Pelantikan perdana pengurus Tani Merdeka Indonesia tingkat kecamatan dan desa di Kabupaten Nagekeo, Minggu (29/3/2026).

Pelantikan Tani Merdeka Indonesia NTT mencetak sejarah baru setelah pengurus tingkat kecamatan hingga desa resmi dilantik perdana di Kabupaten Nagekeo, Minggu (29/3/2026), menandai awal kebangkitan organisasi petani di wilayah tersebut.


Nagekeo, NTT — Sejarah baru lahir dari Desa Waikokak, Kecamatan Aesesa. Untuk pertama kalinya, struktur organisasi Tani Merdeka Indonesia di Nusa Tenggara Timur resmi terbentuk hingga ke tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.


Pelantikan Tani Merdeka Indonesia NTT ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi petani sebagai kekuatan utama pembangunan daerah, terutama di sektor pertanian yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.


Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Umum (Wakatum) Bidang Politik DPN Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit, Ketua DPW Tani Merdeka NTT, Kristoforus Haki, serta Ketua Tani Merdeka Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo.


Selain itu, Penjabat Sekretaris Daerah dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo juga turut hadir memberikan dukungan terhadap penguatan organisasi petani di daerah.


Pelantikan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Para petani yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


Sedikit ringan tapi terasa: biasanya tangan petani sibuk memegang cangkul, kali ini sibuk bertepuk tangan menyambut perubahan.


Pelantikan Tani Merdeka Indonesia NTT di Nagekeo ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun organisasi yang solid hingga ke akar rumput.


Dengan struktur yang kuat, program pemberdayaan petani dapat berjalan lebih efektif, mulai dari peningkatan kapasitas, akses pertanian, hingga penguatan ketahanan pangan.


Tani Merdeka Indonesia juga hadir sebagai wadah kolaborasi lintas sektor, mendorong petani untuk lebih mandiri, berdaya saing, dan tidak lagi berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan zaman.


Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi awal dari gerakan besar petani di NTT. Dari Nagekeo, harapan itu tumbuh dan mulai bergerak.


Petani kini tidak hanya bekerja di ladang.

Mereka mulai mengambil peran dalam perubahan.

Dari desa, lahir kekuatan baru.

NTT bergerak, petani bangkit.

✒️: kl