![]() |
| Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefri Pelt, saat memberikan keterangan kepada media di ruang kerjanya, Rabu (21/4/2026), terkait pelaksanaan Karnaval Budaya HUT Kota Kupang dan lomba PBB yang akan melibatkan puluhan paguyuban serta peserta dari 22 kabupaten/kota se-NTT. |
Kota Kupang, NTT —Perayaan HUT Kupang 2026 dipastikan berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan budaya dan lomba yang melibatkan berbagai daerah. Pemerintah Kota Kupang menyiapkan karnaval budaya serta lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dihadiri MPR RI dan diikuti peserta dari seluruh wilayah NTT.
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefri Pelt, menyampaikan bahwa peringatan HUT Kupang 2026 akan diawali dengan upacara resmi pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan karnaval budaya pada sore hari sekitar pukul 18.00 WITA.
Karnaval budaya dalam rangka HUT Kupang 2026 akan dipusatkan di kawasan Bundaran Tirosa. Sekitar 30 paguyuban budaya dipastikan ikut ambil bagian, menampilkan kekayaan budaya lokal NTT maupun budaya nusantara yang hidup di Kota Kupang.
“Semua budaya kita tampilkan. Ini bukan sekadar pawai, tapi representasi keberagaman Kota Kupang,” ujar Jefri, Selasa (21/4/2026).
Rute karnaval dimulai dari sekitar depan KFC, bergerak ke arah timur, lalu berputar kembali melewati kawasan pertokoan sebelum kembali ke titik awal.
Selain menjadi ajang budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. HUT Kupang 2026 dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong aktivitas UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, otomatis ada perputaran ekonomi. UMKM juga ikut bergerak,” jelas Jefri.
Rangkaian HUT Kupang 2026 juga diisi dengan lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang akan digelar pada 26 April 2026 di halaman Kantor Wali Kota Kupang.
Kegiatan ini akan dihadiri MPR RI dan diikuti oleh peserta dari 22 kabupaten/kota se-NTT, menjadikannya ajang kebersamaan tingkat daerah.
Sejumlah peserta bahkan telah tiba di Kota Kupang untuk mengikuti lomba tersebut.
Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari lokasi, perlengkapan bendera, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Dengan adanya dua agenda besar ini, HUT Kupang 2026 tidak hanya menjadi perayaan kota, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan antar daerah di NTT.
Perayaan tahun ini menjadi ruang pertemuan budaya, olahraga baris-berbaris, dan penggerak ekonomi masyarakat.
Kupang bukan hanya merayakan usia—tetapi merayakan kebersamaan seluruh NTT.
✒️: kl
