Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

PGRI NTT Hidupkan Kembali Semangat Hardiknas, Lomba Kreatif Jadi Ajang Bangkitkan Potensi Anak Bangsa

Selasa, 28 April 2026 | April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-04-28T07:52:15Z

 

Sekretaris Umum PGRI NTT, Ully Riwu Kaho, saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan lomba Hardiknas 2026 di Kupang, Selasa (28/4/2026).

Kupang, NTT, 28 April 2026 —Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi memulai rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.


Sekretaris Umum PGRI NTT, Ully Riwu Kaho, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat insan pendidikan yang sempat menurun pasca pandemi COVID-19.


“Kegiatan ini untuk menumbuhkan kembali semangat seluruh insan pendidikan, mulai dari pendidikan dasar, menengah hingga perguruan tinggi,” ujarnya kepada media ini.


Menurutnya, lomba-lomba yang digelar merupakan bentuk “flashback” terhadap kemeriahan Hardiknas sebelum pandemi, di mana berbagai kegiatan kreatif menjadi ruang ekspresi bagi siswa dan guru.


“Dulu sebelum COVID, perayaan Hardiknas sangat ramai dengan berbagai lomba. Sekarang kita hidupkan kembali, terutama kegiatan yang merakyat seperti gerak jalan,” jelasnya. 


Berbagai jenis lomba digelar dalam rangkaian kegiatan ini, di antaranya lomba dance kreatif tingkat SMA/SMK, lomba solo vokal, fashion show, hingga lomba tarian. Sementara itu, lomba gerak jalan indah dijadwalkan berlangsung pada 30 April dengan rute finish di depan NCC Kupang.


Peserta yang terlibat tidak hanya berasal dari Kota Kupang, tetapi juga dari Kabupaten Kupang hingga Timor Tengah Utara (TTU), menunjukkan tingginya antusiasme dalam kegiatan tersebut.


“Tercatat sekitar 30 sekolah mengikuti lomba hari ini, sementara lomba gerak jalan indah akan diikuti hampir 20 sekolah,” ungkap Ully.


Rangkaian kegiatan ini akan mencapai puncaknya pada 2 Mei 2026 melalui upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang akan digelar di Lapangan Universitas Persatuan Guru (UPG) 45 NTT.


Menariknya, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTT. Gubernur NTT dijadwalkan hadir dalam upacara bersama PGRI, sementara Wakil Gubernur akan menghadiri kegiatan di Dinas Pendidikan Provinsi.


Selain itu, pada 30 April juga akan dilakukan pengukuhan Ibunda Guru Provinsi NTT, yang direncanakan disematkan kepada Ibu Laka Lena.


Ully menegaskan, tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan untuk menggali potensi, kreativitas, dan bakat peserta didik serta guru.


“Kita tidak hanya mencari juara. Yang terpenting adalah bagaimana mereka menampilkan kemampuan terbaik, menggali potensi, dan memberikan hiburan yang berkualitas,” katanya.


Ia juga menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga berakar pada budaya lokal.


“Visi kita adalah pendidikan yang bermutu, berkualitas, tetapi juga berbudaya,” tegasnya.


Di akhir pernyataannya, Ully mengajak seluruh peserta untuk tampil maksimal dan terus mengembangkan potensi diri.


NTT pasti bisa. NTT maju, NTT pasti bisa,” pungkasnya.

✒️: kl