![]() |
| Suasana sidang perkara TPPO Yakobus Teka di Pengadilan Negeri Maumere, Kamis (9/4/2026), saat majelis hakim mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan. |
Maumere, NTT– Sidang TPPO Yakobus Teka kembali menyita perhatian publik setelah sejumlah saksi dari penyidik Polres Sikka berulang kali mengaku “tidak ingat” saat memberikan keterangan, memunculkan berbagai kejanggalan dalam persidangan, Kamis (9/4/2026).
Sidang TPPO Yakobus Teka menghadirkan tiga saksi penyidik berinisial R, S, dan J. Namun, dalam persidangan, ketiganya kerap memberikan jawaban “tidak ingat” atau “sesuai BAP”.
Padahal, para saksi tersebut merupakan pihak yang menyusun langsung Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait konsistensi antara isi dokumen dengan ingatan saksi di persidangan.
Kuasa hukum menilai, ketidaksiapan saksi dalam memberikan keterangan menjadi catatan penting dalam proses pembuktian.
Selain soal ingatan saksi, sejumlah fakta lain juga muncul dalam sidang TPPO Yakobus Teka, di antaranya:
- Beberapa saksi korban menyatakan tidak merasa sebagai korban TPPO
- Perbedaan keterangan terkait lokasi foto terdakwa
- Ketidaksesuaian tanda tangan dalam BAP dengan KTP
Temuan-temuan ini memperkuat adanya indikasi ketidaksinkronan dalam proses penyidikan.
Fakta lain yang turut mencuat adalah adanya pengakuan dari saksi bahwa mereka pernah menjalani sidang kode etik terkait tindakan di luar pokok perkara.
Dalam persidangan, disebutkan bahwa para saksi telah dijatuhi sanksi etik atas peristiwa tersebut.
Meski tidak langsung berkaitan dengan perkara TPPO, fakta ini tetap menjadi bagian dari dinamika persidangan yang menarik perhatian.
Di sisi lain, upaya menghadirkan saksi dari pihak perusahaan PT SKL belum membuahkan hasil.
Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi kelengkapan pembuktian dalam sidang TPPO Yakobus Teka, sehingga pihak kejaksaan disebut akan melakukan koordinasi lebih lanjut.
Dengan berbagai kejanggalan yang muncul—mulai dari saksi yang tidak ingat, perbedaan keterangan, hingga persoalan dokumen—persidangan TPPO Yakobus Teka masih menyisakan banyak hal yang perlu didalami.
Ketika fakta mulai terbuka di ruang sidang, satu pertanyaan tersisa: apakah kebenaran akan ikut terungkap, atau justru semakin kabur?
✒️: Albert Cakramento
