MAUMERE, NTT, 27 Mei 2026 – Kehadiran Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Kopdit Obor Mas Tahun Buku 2026 disebut menjadi bukti bahwa koperasi terbesar asal Maumere itu kini mendapat perhatian serius di tingkat nasional. RAT yang akan berlangsung pada 29–30 Mei 2026 tersebut diprediksi menjadi momentum besar bagi penguatan gerakan koperasi dan ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Timur.
Agenda tahunan KSP Kopdit Obor Mas itu dipastikan akan dihadiri langsung Menteri Koperasi RI bersama sejumlah pejabat penting nasional dan daerah.
Kehadiran Menteri Koperasi RI dinilai menjadi sinyal kuat bahwa KSP Kopdit Obor Mas kini mendapat perhatian serius di tingkat nasional, terutama dalam penguatan ekosistem koperasi dan pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Sebelumnya, General Manager KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, telah melakukan audiensi langsung dengan Menteri Koperasi di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah meminta Kopdit Obor Mas ikut mendukung penguatan koperasi desa sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
RAT 2026 diprediksi akan menjadi ajang konsolidasi besar koperasi modern di Flores dan NTT. Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas, forum ini juga akan menentukan arah strategis pengembangan koperasi ke depan, termasuk penguatan digitalisasi layanan, regenerasi kepengurusan, serta perluasan dampak ekonomi bagi anggota.
Berdasarkan rundown kegiatan yang diterima media ini, Menteri Koperasi RI dijadwalkan tiba di Maumere dan disambut langsung oleh Bupati Sikka bersama Ketua DPRD Kabupaten Sikka, jajaran pengurus, serta General Manager KSP Kopdit Obor Mas di ruang VIP Bandara Frans Seda Maumere.
Agenda tersebut juga akan dihadiri Gubernur NTT, Deputi Kementerian Koperasi RI, Direktur LPDB, serta sejumlah tamu undangan penting lainnya.
Kehadiran Menteri Koperasi di tengah ribuan anggota dan delegasi Obor Mas diyakini akan memberi energi baru bagi gerakan koperasi di daerah.
Pemerintah pusat saat ini memang tengah mendorong koperasi menjadi pilar utama ekonomi rakyat dan memperkuat kolaborasi antara koperasi besar dengan koperasi desa.
RAT KSP Kopdit Obor Mas 2026 pun dipandang bukan sekadar agenda tahunan biasa, melainkan panggung strategis yang menegaskan posisi Obor Mas sebagai salah satu koperasi kredit paling berpengaruh di kawasan timur Indonesia.
✒️: Albert Cakramento
