Maumere,NTT, 9 Mei 2026 — Ketua Yayasan Universitas Nusa Nipa Maumere, Drs. Sabinus Nabu, menegaskan bahwa Universitas Nusa Nipa (UNIPA) terus bertransformasi menjadi kampus unggul yang berpihak kepada masyarakat kecil, sekaligus mencetak generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada acara Wisuda ke-XXVII Universitas Nusa Nipa Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung penuh haru dan kebanggaan.
Dalam sambutannya, Sabinus Nabu menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, terutama kepada Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, para orang tua, wali wisudawan, civitas akademika, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan para mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan Strata Satu.
“Setiap acara wisuda selalu menghadirkan rasa syukur, suka cita, dan kebahagiaan atas perjuangan serta pengorbanan orang tua yang dengan setia mendampingi putra-putrinya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Universitas Nusa Nipa bukan hanya memberikan kontribusi terhadap peningkatan Angka Partisipasi Kasar pendidikan tinggi di NTT, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurutnya, sejak awal berdiri, UNIPA memiliki semangat keberpihakan kepada masyarakat kecil melalui prinsip “option for the poor”. Semangat tersebut menjadi dasar perjuangan kampus dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga sederhana dan daerah terpencil.
“Pendidikan tinggi bukan sekadar angka statistik, tetapi jalan untuk mengubah nasib, membuka masa depan, dan membangun bangsa,” tegasnya.
Sabinus Nabu juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap banyak alumni UNIPA yang kini bekerja secara profesional di berbagai daerah dan luar negeri seperti Jerman, Jepang, dan Dubai. Bahkan beberapa alumni telah menduduki posisi strategis di berbagai instansi pemerintahan maupun dunia usaha.
Ia menilai keberhasilan para alumni menjadi bukti bahwa pendidikan mampu mengangkat martabat masyarakat kecil menjadi generasi profesional yang membanggakan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan juga menjelaskan bahwa UNIPA kini memasuki era baru melalui Rencana Induk Pengembangan Tahun 2025–2045 dengan visi menjadi komunitas ilmiah dan komunitas wirausaha yang kompeten dan berdaya saing nasional maupun internasional pada tahun 2030.
Perkembangan kampus, lanjutnya, terlihat nyata melalui peningkatan akreditasi institusi dan program studi yang bergerak dari predikat baik sekali menuju unggul. Bahkan Program Studi Manajemen UNIPA berhasil meraih predikat unggul dan menjadi salah satu dari sedikit program studi unggul di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Pencapaian ini merupakan buah dari kerja cerdas, kerja keras, dan kolaborasi seluruh civitas akademika,” katanya.
Ia menambahkan, akreditasi unggul bukan hanya sekadar pengakuan administratif, tetapi merupakan bentuk akuntabilitas dan bukti tata kelola perguruan tinggi yang memenuhi standar nasional maupun internasional, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kualitas lulusan.
Di akhir sambutannya, Sabinus Nabu memberikan pesan khusus kepada para wisudawan agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja.
“You not only have to get a job, but you must create a job,” tegasnya di hadapan para wisudawan.
Ia berharap para lulusan UNIPA mampu menjadi generasi entrepreneur muda, pemimpin usaha, dan penggerak ekonomi daerah di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Jadilah lulusan yang membawa harapan, perubahan, dan masa depan bagi masyarakat,” tutupnya.
