Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Festival Budaya TDM 2026 Jadi Ajang Pelestarian Seni dan Budaya Flobamora

Senin, 25 Mei 2026 | Mei 25, 2026 WIB Last Updated 2026-05-25T13:47:38Z

 


KOTA KUPANG,NTTFestival Budaya Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin (25/05/2026) dengan mengusung tema “Flobamora Berkreasi di Kelurahan TDM”. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Mei 2026 ini menjadi ajang pelestarian seni budaya sekaligus ruang kreativitas masyarakat di wilayah Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.


Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, anggota DPRD Kota dan Provinsi, Kapolres Kupang Kota, perwakilan OPD terkait, BNN Provinsi NTT, Camat Oebobo, para lurah se-Kecamatan Oebobo, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, insan pers, komunitas seni budaya, pelaku UMKM, hingga warga Kelurahan Tuak Daun Merah.


Dalam laporan panitia, disampaikan bahwa kegiatan budaya tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia, khususnya budaya Flobamora yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat Kelurahan TDM.


“Melalui tema Flobamora Berkreasi, kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya adalah kekuatan dan kebanggaan bangsa. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya yang kita miliki bersama,” ungkap panitia pelaksana dalam sambutannya.


Panitia juga menjelaskan bahwa Event Budaya TDM menjadi wadah untuk menampilkan berbagai potensi seni dan budaya lokal yang ada di Kelurahan Tuak Daun Merah. Sedikitnya lima sanggar seni budaya turut ambil bagian dan tampil dalam penyambutan Wali Kota Kupang beserta rombongan pada acara pembukaan.


Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari komunitas seni budaya, kelompok tenun ikat, pelaku UMKM, mahasiswa STIKES Nusantara, hingga lembaga pendidikan dan yayasan di lingkungan Kelurahan TDM seperti TK/PAUD, SDN TDM, SMPN 21 Kupang, dan SMA St. Jansen Arnoldus TDM.


Berbagai kegiatan turut memeriahkan festival budaya tersebut, di antaranya karnaval budaya, lomba solo lagu daerah, tarian kreasi budaya, fashion show budaya, hingga pameran UMKM lokal yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat.


Festival budaya ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.


Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, panitia merencanakan kebutuhan anggaran sebesar Rp35 juta. Sumber pendanaan berasal dari kontribusi Pemerintah Kota Kupang, Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), pelaku usaha dan UMKM di lingkungan TDM, serta dukungan para pemerhati sosial lainnya.


Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan baik secara moril maupun materil sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini. Semoga Event Budaya TDM dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan generasi muda serta memperkuat rasa persaudaraan dan cinta budaya di tengah masyarakat,” ujar panitia.


Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan. Mereka berharap kegiatan budaya tersebut dapat menjadi pembelajaran untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang sekaligus menjadi agenda tahunan yang terus menjaga dan memperkenalkan budaya Flobamora kepada generasi muda.

✒️: kl