Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Gagal Jadi Bupati, Suitbertus Amandus Tetap Tepati Janji Air Bersih untuk Warga Rotat

Sabtu, 23 Mei 2026 | Mei 23, 2026 WIB Last Updated 2026-05-23T09:43:24Z

 


Maumere, NTT — 23 Mei 2026 — Meski gagal terpilih sebagai Bupati Sikka, tokoh masyarakat Suitbertus Amandus tetap membuktikan komitmennya kepada warga Dusun Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, dengan menghadirkan akses air bersih gratis bagi masyarakat yang selama puluhan tahun mengalami krisis air.


Janji yang pernah disampaikan saat masa kampanye itu kini mulai menjadi kenyataan. Melalui aksi penghijauan yang dilakukannya di kawasan Nilo, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Amandus berhasil membuka sembilan titik mata air baru di lahan pribadinya.


Mata air tersebut kini mulai ditampung dalam bak induk sebelum dialirkan sejauh sekitar 3,5 kilometer menuju permukiman warga Dusun Rotat.


“Saat kampanye dulu, beliau pernah bilang, biar tidak jadi bupati, tapi orang Rotat harus minum air. Dan sekarang beliau buktikan,” ungkap salah seorang warga dengan penuh haru.


Bagi masyarakat Rotat, langkah Amandus bukan sekadar membantu menyediakan air bersih, tetapi juga menghadirkan harapan baru setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan air bersih meski berada di wilayah sumber air Wair Puan.


Melihat kondisi masyarakat yang harus membeli air tangki hingga ratusan ribu rupiah setiap bulan, Amandus mengaku tidak tega tinggal diam.


“Saya sangat kasihan melihat masyarakat harus keluarkan uang banyak hanya untuk beli air. Air itu kebutuhan dasar,” kata Amandus.


Yang menarik, seluruh proses pembangunan jalur air tersebut dilakukan secara swadaya tanpa bantuan dana pemerintah. Bersama masyarakat, Amandus turun langsung menggerakkan gotong royong membangun bak penangkap mata air dan pemasangan jaringan pipa dari kawasan hutan menuju kampung warga.


Aksi sosial tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano serta anggota DPRD Kabupaten Sikka asal Ladogahar, Yuslin Nursivin Dua Botha.


Tak hanya menghadirkan air bersih, Amandus juga memastikan masyarakat tidak akan dibebankan biaya apa pun untuk menikmati fasilitas tersebut.

“Gratis. Ikhlas. Bisa dipakai seumur hidup,” tegasnya.


Kini sekitar 90 Kepala Keluarga di Dusun Rotat mulai menaruh harapan besar terhadap proyek kemanusiaan tersebut. Setelah puluhan tahun menanti perhatian, warga akhirnya merasakan hadirnya sosok yang tetap bekerja nyata meski tidak lagi berada di panggung kekuasaan politik.


Bagi masyarakat Rotat, Suitbertus Amandus mungkin gagal memenangkan jabatan. Namun di hati warga yang selama ini haus akan air bersih, ia telah memenangkan kepercayaan masyarakat.

✒️: Albert Cakramento