Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Kadin dan Diaspora For Rote Ndao Temui Gubernur NTT, Ada Apa?

Sabtu, 09 Mei 2026 | Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T05:27:25Z


KUPANG, NTT, 9 Mei 2026 — Ketua Kadin Rote Ndao, Simson Polin, bersama Diaspora For Rote Ndao yang dipimpin Alfred Zacharias melakukan audiensi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, guna membahas rencana Panen Raya Sorghum (Jagung Rote) yang akan digelar di Kabupaten Rote Ndao pada akhir Mei 2026.


Audiensi tersebut turut didampingi Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Polin Dethan, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terhadap pengembangan sorghum sebagai komoditas unggulan daerah.


Panen Raya Sorghum direncanakan berlangsung di Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao, dan menjadi momentum penting kebangkitan kembali tanaman pangan lokal khas Pulau Rote tersebut.


Dalam pertemuan itu, Kadin Rote Ndao bersama Diaspora For Rote Ndao menyampaikan komitmen untuk memperluas penanaman sorghum setelah panen raya dilakukan.


Target awal pengembangan pascapanen direncanakan mencapai 200 hektare dengan harapan mampu membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya bagi generasi milenial di Rote Ndao.


Ketua Kadin Rote Ndao, Simson Polin, mengatakan bahwa sorghum tidak hanya dipandang sebagai tanaman pangan biasa, tetapi harus dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru masyarakat.


“Kami ingin sorghum ini menjadi industri baru yang mampu menyerap banyak tenaga kerja muda di Rote Ndao,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa sorghum merupakan bagian dari identitas pangan lokal masyarakat Rote yang harus dihidupkan kembali.


“Karena sorghum berasal dari Rote, maka kita ingin mengembalikan kejayaan sorghum di Rote Ndao tercinta,” tambahnya.


Sementara itu, pimpinan Diaspora For Rote Ndao, Alfred Zacharias, menyatakan kesiapan diaspora untuk mendukung pengembangan sorghum melalui kolaborasi investasi, pendampingan petani, hingga pengembangan industri turunan berbasis sorghum di masa mendatang.


Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan diaspora dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal di Nusa Tenggara Timur.


Pengembangan sorghum diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Rote Ndao di masa depan.

✒️: kl