Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Santunan Rawat Inap hingga Santunan Duka, PT PANDAI dan Obor Mas Perkuat Solidaritas Anggota

Minggu, 31 Mei 2026 | Mei 31, 2026 WIB Last Updated 2026-05-31T10:33:10Z

 


MAUMERE, NTT, 30 Mei 2026 — PT Pialang Asuransi Nasional Daperma Indonesia (PANDAI) bersama KSP Kopdit Obor Mas terus memperkuat perlindungan sosial bagi anggota melalui program Santunan Rawat Inap dan Santunan Duka yang kini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT PANDAI, Samsudin, dalam wawancara khusus usai pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XLII KSP Kopdit Obor Mas Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Hotel Capa Maumere, Sabtu (30/5/2026).


Menurut Sumsudin, kemitraan antara PT PANDAI dan KSP Kopdit Obor Mas yang telah berjalan selama lima tahun menunjukkan perkembangan positif dalam memberikan perlindungan nyata bagi anggota koperasi.


“Kami bersyukur kerja sama ini terus berjalan dengan baik. Dalam perjalanan tentu ada berbagai tantangan, tetapi semuanya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kerja sama yang baik. Hasilnya, pelayanan kepada anggota semakin meningkat,” ujarnya.


Salah satu capaian yang paling dirasakan anggota adalah kecepatan penyelesaian klaim. Saat ini sekitar 99,16 persen klaim dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 30 hari setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap.


“Sampai hari ini tidak ada pembayaran klaim yang melebihi 30 hari. Semua dapat diselesaikan sesuai ketentuan setelah dokumen lengkap,” tegasnya.


Program Santunan Rawat Inap menjadi salah satu layanan unggulan yang paling banyak dimanfaatkan anggota. Dengan premi hanya Rp25 ribu per tahun, anggota yang menjalani perawatan di rumah sakit berhak memperoleh santunan sebesar Rp200 ribu per malam dengan batas maksimal lima hari atau total Rp1 juta.


“Premi yang dibayarkan sangat kecil, tetapi manfaat yang diterima anggota sangat besar. Ini merupakan bentuk perlindungan nyata yang kami hadirkan bersama Kopdit Obor Mas,” jelas Sumsudin.


Selain santunan rawat inap, program tersebut juga memberikan santunan kematian kepada ahli waris anggota sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dalam gerakan koperasi.


Sumsudin menegaskan bahwa perlindungan terbaik adalah perlindungan yang dipersiapkan sejak dini, bukan ketika musibah sudah terjadi.


“Asuransi bukan dicari ketika sudah sakit atau mengalami musibah. Justru saat sehat kita mempersiapkan perlindungan untuk masa depan,” katanya.


Ia menilai nilai terbesar dari kemitraan PT PANDAI dan KSP Kopdit Obor Mas bukan hanya terletak pada pembayaran klaim, tetapi juga semangat gotong royong dan rasa aman yang diberikan kepada anggota dan keluarga mereka.


“Menjadi anggota koperasi bukan hanya soal menabung dan meminjam. Ketika sakit ada santunan, ketika mengalami musibah ada perlindungan, dan ketika meninggal dunia keluarga juga memperoleh bantuan. Inilah bentuk nyata kehadiran koperasi dan asuransi dalam memberikan rasa aman kepada anggotanya,” pungkasnya.


Melalui kolaborasi tersebut, PT PANDAI dan KSP Kopdit Obor Mas membuktikan bahwa koperasi tidak hanya menjadi tempat layanan simpan pinjam, tetapi juga hadir sebagai wadah perlindungan sosial yang nyata bagi kesejahteraan anggota.

✒️: Albert Cakramento