KUPANG,NTT– Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin-Dethan, langsung mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Rote Ndao kepada Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam momentum peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Aula Eltari Kupang.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul. Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial menyatakan kesiapan Pemerintah Pusat untuk segera merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Rote Ndao apabila seluruh dokumen administrasi telah lengkap.
“Pak Menteri langsung memberi jawaban siap segera ketika dokumen lengkap. Dokumen dari Rote juga sudah lengkap dan sudah dikirim, dengan lokasi yang disiapkan berada di Oelunggu,” ujar Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Polin-Dethan.
Kegiatan HLUN tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Dr. Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D., Gubernur NTT Melkiades Emanuel Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Irjen Pol Dr. Johni Asadoma, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, Bupati Kupang Yosef Lede, serta sejumlah kepala daerah dan pejabat lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, rombongan juga berkesempatan mengunjungi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang yang progres pembangunannya telah hampir rampung dan ditargetkan mulai menerima peserta didik pada tahun ini untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
Diketahui, Sekolah Rakyat Kabupaten Kupang saat ini telah menerima siswa tingkat SMP yang sementara menjalani proses pembelajaran di Sentra Efata Oelmasi dengan jumlah sekitar 100 siswa.
Wakil Bupati Rote Ndao berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Rote Ndao nantinya dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu program strategis Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dengan sistem pendidikan terpadu dan berbasis asrama.
✒️: kl
