Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Uskup Agung Ende dan Waketum TMI Bangkitkan Semangat OMK di Revive Hati 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | Juni 24, 2026 WIB Last Updated 2026-06-24T01:52:12Z

 



NAGEKEO, NTTUskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden dan Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI) Wilfridus Yons Ebit membangkitkan semangat Orang Muda Katolik (OMK) dalam kegiatan Revive Hati 2026 di Leven Youth Camp, Bidoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Melalui pembekalan iman, kepemimpinan, dan wawasan ketahanan pangan, para peserta didorong menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, serta siap berkontribusi bagi Gereja dan pembangunan bangsa.


Kegiatan Camping Rohani OMK bertajuk Revive Hati 2026 yang berlangsung pada 21–24 Juni 2026 tersebut diselenggarakan oleh OMK Paroki Stella Maris Danga, Kevikepan Mbay, Keuskupan Agung Ende. Ratusan peserta dari berbagai paroki mengikuti kegiatan yang menjadi wadah pembinaan spiritual sekaligus penguatan kapasitas generasi muda Katolik.


Selain menjadi ruang pembinaan iman, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang untuk memperkaya wawasan peserta dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.


Salah satu narasumber yang hadir adalah Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI), Wilfridus Yons Ebit. Dalam sesi materinya, ia mengajak Orang Muda Katolik untuk mengambil peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.


Menurut Wilfridus, sektor pertanian saat ini bukan lagi dipandang sebagai pekerjaan tradisional semata, melainkan telah berkembang menjadi sektor modern yang membutuhkan kreativitas, inovasi, serta pemanfaatan teknologi.


"Ketahanan pangan bukan hanya urusan petani, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Orang muda harus berani masuk ke sektor pertanian, berinovasi, dan melihatnya sebagai peluang besar untuk membangun masa depan Indonesia," tegasnya.


Ia menilai bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara maksimal melalui keterlibatan aktif generasi muda dalam sektor-sektor produktif, termasuk pertanian, peternakan, perikanan, dan pengembangan pangan lokal.


Selain materi tentang ketahanan pangan, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, penguatan karakter, pengembangan kapasitas diri, serta peran kaum muda dalam kehidupan sosial dan pelayanan Gereja.


Kegiatan Revive Hati 2026 semakin istimewa dengan kehadiran Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden. Kehadiran gembala umat Katolik Keuskupan Agung Ende tersebut menjadi sumber motivasi dan semangat tersendiri bagi para peserta yang datang dari berbagai paroki di wilayah Kevikepan Mbay.


Dalam arahannya, Mgr. Paulus Budi Kleden mengajak kaum muda untuk terus menumbuhkan iman yang kokoh, membangun karakter yang kuat, serta menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi Gereja dan masyarakat.


Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, kaum muda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku utama dalam berbagai upaya pembangunan, termasuk menjaga ketahanan pangan, memperkuat solidaritas sosial, dan merawat nilai-nilai kemanusiaan.


Mengusung tema "Revive Hati", kegiatan ini bertujuan membangkitkan kembali semangat pelayanan, kepedulian sosial, dan komitmen kaum muda untuk semakin aktif dalam kehidupan menggereja serta berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.


Berbagai materi yang disampaikan selama kegiatan mendorong para peserta untuk memperluas wawasan, memperkuat spiritualitas, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi bangsa saat ini. Salah satu isu yang mendapat perhatian khusus adalah ketahanan pangan yang menjadi agenda strategis nasional.


Dari Leven Youth Camp, semangat Revive Hati 2026 tidak hanya menghidupkan kembali api iman Orang Muda Katolik, tetapi juga melahirkan optimisme akan hadirnya generasi muda yang siap menjadi pelopor perubahan.


Dengan semangat iman, persaudaraan, dan pengabdian, mereka diharapkan mampu tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga masa depan Gereja, masyarakat, dan Indonesia.

✒️: Albert Cakramento