Rote Ndao, NTT – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi PSI, Simson Polin, meminta PT PLN (Persero) Unit Rote Ndao meningkatkan kualitas pelayanan serta transparansi informasi kepada masyarakat menyusul pemadaman listrik yang dinilai tidak konsisten pada Jumat (3/7/2026).
Menurut Simson Polin, masyarakat sebelumnya telah menerima informasi bahwa pemadaman listrik hanya berlangsung hingga pukul 17.30 WITA. Namun, setelah aliran listrik kembali menyala sekitar pukul 18.30 WITA, listrik kembali padam tanpa adanya pemberitahuan resmi dari pihak PLN.
Kondisi tersebut, kata Simson, menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat karena banyak aktivitas warga yang terganggu akibat pemadaman mendadak tersebut.
"Banyak masyarakat mengeluhkan kejadian ini. Mereka sudah menyesuaikan aktivitas berdasarkan informasi yang disampaikan PLN, tetapi setelah listrik menyala sebentar, kembali padam tanpa ada penjelasan ataupun pemberitahuan," ujar Simson Polin kepada media, Jumat (3/7/2026).
Ia mengatakan, pemadaman listrik tanpa informasi yang jelas sangat berdampak terhadap berbagai kegiatan masyarakat, terutama ibadat rumah tangga, ibadat syukur, kegiatan keagamaan, serta aktivitas usaha yang berlangsung pada malam hari.
Menurutnya, sebagai perusahaan penyedia layanan publik, PLN memiliki kewajiban untuk memberikan informasi yang akurat dan cepat kepada pelanggan apabila terjadi perubahan jadwal maupun gangguan teknis di lapangan.
"Sebagai mitra PLN, saya meminta agar PLN Rote Ndao lebih konsisten dan transparan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jika memang ada kendala teknis yang menyebabkan pemadaman kembali terjadi, masyarakat harus segera diberi penjelasan agar tidak merasa dirugikan," tegasnya.
Simson menilai komunikasi yang baik antara PLN dan masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan publik. Informasi yang jelas akan membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas dan mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik.
Ia juga berharap manajemen PLN Rote Ndao melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan dan komunikasi publik agar kejadian serupa tidak terus berulang.
"Kami memahami bahwa gangguan teknis bisa saja terjadi. Namun yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian informasi. Jangan sampai pelanggan yang sudah mengikuti jadwal yang diumumkan justru kembali dirugikan karena adanya pemadaman tanpa pemberitahuan," katanya.
Di akhir pernyataannya, Simson Polin berharap PLN Rote Ndao terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai pelanggan, sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka sehingga kepercayaan publik terhadap pelayanan kelistrikan tetap terjaga.
✒️: kl
