Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Gempa M7,7 Guncang Flores: 14 Orang Meninggal, Puluhan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak, 111 Gempa Susulan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | Agustus 15, 2026 WIB Last Updated 2026-08-15T06:59:48Z

 



KUPANG, NTT — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah warga maupun sejumlah fasilitas publik di beberapa wilayah Pulau Flores.


Aktivitas kegempaan juga masih berlangsung setelah gempa utama. BMKG Stasiun Geofisika Kupang mencatat 111 gempa susulan hingga pukul 10.00 WITA. Jumlah tersebut belum final karena aktivitas gempa susulan masih terjadi.


Sementara itu, berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 12.30 WIB atau 13.30 WITA, tercatat 14 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan.


BNPB menyatakan data korban dan kerusakan tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi dan validasi di lapangan, sehingga angka tersebut masih dapat berubah.


Data sementara BNPB menunjukkan korban meninggal dunia tersebar di tiga kabupaten.


Sebanyak 3 orang meninggal dunia di Kabupaten Sikka, 6 orang di Kabupaten Manggarai, dan 5 orang di Kabupaten Manggarai Timur.


Selain korban meninggal, terdapat 2 orang luka berat dan 11 orang luka ringan. Sekitar 2.000 warga melakukan pengungsian atau evakuasi mandiri setelah merasakan guncangan kuat dan adanya peringatan dini tsunami.


Gempa juga menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah warga.


Berdasarkan pendataan sementara BNPB, tercatat:


  • 54 rumah rusak berat
  • 9 rumah rusak sedang
  • 11 rumah rusak ringan


Dengan demikian, sedikitnya 74 rumah warga telah terdata mengalami kerusakan.


Jumlah tersebut masih bersifat sementara karena petugas masih melakukan pendataan di sejumlah wilayah terdampak.


Tidak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas publik dan pemerintahan juga terdampak gempa.


BNPB mencatat sementara kerusakan pada:



Kerusakan tersebut menunjukkan dampak gempa tidak hanya dirasakan masyarakat pada sektor permukiman, tetapi juga menyentuh sejumlah fasilitas pelayanan publik.


111 Gempa Susulan Tercatat BMKG


Gempa utama M7,7 terjadi sekitar pukul 05.58 WITA.


Setelah gempa utama, aktivitas seismik terus terjadi. Hingga pukul 10.00 WITA, BMKG Stasiun Geofisika Kupang mencatat 111 gempa susulan.


Angka tersebut juga bukan angka final karena gempa susulan masih dapat terjadi setelah batas waktu pencatatan tersebut.


Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada, terutama terhadap bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi roboh apabila kembali terjadi guncangan.


Data Masih Terus Diperbarui


BNPB menegaskan data korban maupun kerusakan yang disampaikan merupakan data sementara. Proses pendataan, verifikasi dan validasi masih berlangsung di lapangan.


Karena itu, jumlah korban meninggal, korban luka, rumah rusak maupun fasilitas publik yang terdampak masih berpotensi bertambah.


Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD serta pemerintah daerah. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


Hingga pemutakhiran BNPB pukul 12.30 WIB atau 13.30 WITA, gempa M7,7 di NTT dilaporkan telah menyebabkan 14 orang meninggal dunia, 13 orang mengalami luka, 74 rumah rusak, serta kerusakan pada sejumlah fasilitas kesehatan, pendidikan, ibadah, gudang Bulog dan kantor pemerintahan. Seluruh angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai hasil pendataan di lapangan.

✒️: kl