Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Rotary Turun ke Habi: Saat Bantuan Datang, Harapan Kembali Menyala

Kamis, 20 Agustus 2026 | Agustus 20, 2026 WIB Last Updated 2026-08-20T03:17:12Z


Maumere, NTT — Ketika gempa masih menyisakan ketakutan dan membuat banyak warga hidup dalam kecemasan, solidaritas justru terus bergerak. Bukan sekadar datang membawa bantuan, tetapi hadir langsung menemui warga yang sedang berjuang bangkit dari bencana.


Kamis (20/8/2026), Rotary turun langsung ke Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak gempa Flores.


Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Rtn. Lusia Adinda Nurak, yang dipercaya sebagai PIC Wilayah Sikka dalam respons bencana gempa Flores 2026.


Kehadiran Rotary di tengah warga menjadi lebih dari sekadar penyerahan bantuan.


 Di tengah situasi sulit, kehadiran itu membawa pesan sederhana namun kuat: masyarakat Flores tidak dibiarkan menghadapi bencana seorang diri.


Bagi warga Desa Habi, bantuan yang datang memiliki arti yang jauh lebih besar daripada isi paket yang diterima.


Di tengah keterbatasan dan ketidakpastian pascagempa, perhatian dari luar daerah menjadi penyemangat bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap kondisi mereka.


Rotary hadir untuk memastikan bantuan tidak hanya berhenti pada koordinasi, tetapi benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.


Respons kemanusiaan Rotary terhadap gempa Flores 2026 terus bergerak melalui Rotary Internasional dan District 3420.


Di bawah koordinasi PDG Rommy Junardy, bersama berbagai unsur Rotary dan dukungan donasi dari sejumlah Rotary Club, sedikitnya 30 unit jamban darurat higienis telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan sanitasi masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah.


Bantuan sanitasi tersebut merupakan bagian dari respons Rotary yang lebih luas dan belum disalurkan ke Desa Habi.


Gerakan ini melibatkan PDG Rommy Junardy, PDG I Nyoman Swastika, DG I Wayan Tur, PIC Flores Disaster Response Abed Frans, PIC Wilayah Sikka Rtn. Lusia Adinda Nurak, serta PIC Wilayah Palue Vonny Lamoren.


Dukungan juga datang dari Rotary Club of Kupang Rastamores, Rotary Club of Kupang Victory, Rotary Club of Kupang Central, serta berbagai Rotary Club lainnya.


Tiga Dekade Berlalu, Solidaritas Kembali Hadir

Flores bukan pertama kali mengalami bencana besar.


Ketika gempa dahsyat mengguncang Flores pada 1992, Rotary juga tercatat mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak, termasuk memberikan dukungan bagi pemulihan fasilitas pendidikan.


Kini, lebih dari tiga dekade kemudian, gempa kembali mengguncang Flores.

Dan sekali lagi, solidaritas itu hadir.


Bukan untuk menghapus luka dalam sekejap, tetapi untuk membantu masyarakat melewati hari-hari sulit menuju pemulihan.


Gempa mungkin berhenti mengguncang tanah, tetapi perjuangan warga belum selesai.


Ada rumah yang harus diperbaiki, kebutuhan pangan yang harus dipenuhi, air bersih yang harus tersedia, sanitasi yang harus dibangun, serta anak-anak yang harus kembali mendapatkan rasa aman dan kesempatan belajar.


Karena itu, respons kemanusiaan tidak boleh berhenti pada bantuan pertama.


Rotary bersama berbagai unsur dan Club Rotary terus membuka ruang dukungan dan penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.


Dari Habi, pesan itu kembali terdengar: bencana boleh mengguncang Flores, tetapi solidaritas tidak boleh ikut runtuh.


Ketika banyak orang memilih datang dan peduli, harapan akan selalu menemukan jalannya.

✒️: Albert Cakramento