✒️
Kupang, NTT — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, keluarga besar SMK Negeri 7 Kupang menggelar berbagai perlombaan yang tidak hanya bertujuan memeriahkan perayaan kemerdekaan, tetapi juga membangun kebersamaan, karakter, kreativitas, serta mental siswa sebelum terjun ke dunia kerja.
Kepala SMK Negeri 7 Kupang, Mursalin Ngala, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk mengajak siswa dan seluruh tenaga pendidik memahami bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan dan generasi terdahulu.
Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial. Generasi muda harus mampu mengisi kemerdekaan melalui perjuangan di bidang masing-masing, termasuk pendidikan.
“Kemerdekaan kita nikmati saat ini tidak semata-mata hadiah atau pemberian. Ada perjuangan, pengorbanan dan kerja keras para pendahulu kita untuk memperjuangkan negara ini agar merdeka,” ujar Mursalin Ngala, Kamis (13/8/2026).
Ia mengatakan, melalui berbagai perlombaan, sekolah berupaya membangkitkan semangat guru, pegawai dan siswa sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain tarik tambang, lomba kebersihan lingkungan dan kelas, lari karung, gerak jalan menggunakan sendok dan kelereng, hingga nyanyi berantai.
Bagi Mursalin Ngala, perlombaan tersebut bukan sekadar mencari siapa yang menang dan kalah. Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana untuk melatih siswa menghadapi kehidupan yang penuh persaingan dan perjuangan.
“Yang kita bangun adalah semangat kebersamaan, kekompakan dan perjuangan. Anak-anak harus memahami bahwa hidup ini penuh perjuangan dan pengorbanan,” katanya.
Mursalin Ngala menegaskan, salah satu bentuk nyata mengisi kemerdekaan adalah melalui pendidikan.
Ia berharap siswa SMK Negeri 7 Kupang mampu bergerak dari kondisi tidak tahu menjadi tahu, dari keterbatasan menjadi memiliki kemampuan, serta terus berusaha memperbaiki diri.
Menurutnya, pendidikan merupakan bagian penting dari perjuangan generasi muda untuk membawa Indonesia dan Nusa Tenggara Timur menjadi lebih baik.
“Kita memperjuangkan dalam bidang pendidikan, dari gelap bagaimana menjadi terang, dari yang tidak tahu bisa menjadi tahu. Itu harapan kita ke depan,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan minat siswa untuk terus berjuang mencapai cita-cita.
Mursalin Ngala menyebut sekolah memiliki mimpi agar dalam dua hingga tiga tahun ke depan SMK Negeri 7 Kupang dapat mengalami perkembangan yang lebih baik dan menghasilkan lulusan yang mampu bersaing.
Karena itu, ia mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk tidak cepat merasa puas, tetapi terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT RI ke-81 SMKN 7 Kupang, Yonisius Nenabu, S.Pd, Gr, mengatakan rangkaian perlombaan juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkenalkan SMK Negeri 7 Kupang kepada masyarakat.
Menurut Yonisius, SMK Negeri 7 Kupang berada di tengah persaingan dengan berbagai sekolah lain, termasuk sekolah pelayaran swasta. Karena itu, kegiatan yang melibatkan siswa menjadi salah satu cara untuk menunjukkan potensi yang dimiliki sekolah.
“Selain memeriahkan HUT RI, tujuan kami juga mempromosikan sekolah kita, SMK Negeri 7 Kupang,” ujar Yonisius.
Ia mengatakan, kemampuan siswa tidak hanya diukur dari aspek akademik. Keterampilan, keberanian, kedisiplinan dan mental juga menjadi bagian penting yang harus dibentuk sebelum siswa memasuki dunia kerja atau Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
“Anak-anak kita bina dulu sebelum kita lepaskan ke DUDI. Dengan berbagai kegiatan dan lomba ini, kita juga membina mental anak-anak sebelum mereka dikirim ke dunia kerja,” jelasnya.
Dengan demikian, perlombaan diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk belajar berkompetisi sekaligus membangun rasa percaya diri.
Sementara itu, Sekretaris Panitia HUT RI ke-81 SMKN 7 Kupang, Dina Tupitu, S.Pd, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan dampak positif bagi siswa.
Menurut Dina, salah satu tujuan utama kegiatan adalah menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus menghargai pengorbanan para pahlawan.
“Yang paling penting adalah menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada bangsa, bagaimana menghargai pengorbanan para pahlawan,” katanya.
Selain itu, kegiatan menjadi ajang untuk mengembangkan minat, bakat dan karakter siswa.
Berbagai lomba yang digelar antara lain Ranking 1, menghias kelas, tarik tambang, lari karung dan nyanyi berantai.
Dina mengatakan berbagai perlombaan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan masing-masing.
“Ini merupakan satu ajang untuk membina minat dan bakat anak-anak karena ada berbagai kegiatan lomba dan pertandingan,” ujarnya.
Rangkaian perayaan HUT RI di SMK Negeri 7 Kupang juga dilanjutkan dengan kegiatan jalan santai.
Kegiatan tersebut dijadwalkan melibatkan berbagai unsur di sekitar sekolah, termasuk Polsek Alak, Kelurahan PNK Soeleta, kantor kecamatan serta sekolah dasar yang berada di sekitar wilayah tersebut.
Menurut Dina Tupitu, keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat.
Selain sebagai kegiatan olahraga, jalan santai juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan, kreativitas anak-anak dalam mengikuti kegiatan dan juga gotong royong,” jelasnya.
Dina menambahkan, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan pembentukan karakter siswa di lingkungan SMK.
Kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler menjadi ruang bagi guru untuk mengamati sekaligus menilai berbagai karakter peserta didik.
Nilai yang dikembangkan antara lain kreativitas, gotong royong, kerja sama, kejujuran dan kekompakan.
“Guru-guru bisa menilai kreativitas, gotong royong, kerja sama, kejujuran dan kekompakan dari tim. Bagaimana mereka berkolaborasi sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang baik,” jelas Dina.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi siswa.
Bukan hanya sekadar merayakan ulang tahun kemerdekaan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana pendidikan karakter yang membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah lulus sekolah.
Dengan semangat HUT RI ke-81, SMK Negeri 7 Kupang ingin menanamkan pesan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja keras, pendidikan, keterampilan, keberanian dan prestasi.
Bagi sekolah, generasi muda tidak cukup hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki kemampuan, mental kuat, karakter baik dan keberanian untuk mengambil peran dalam membangun Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur.
✒️: kl
