Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

TR2 Tiba di Hewa, DPD dan Korcam TMI Turun Langsung Perkuat Petani

Senin, 31 Agustus 2026 | Agustus 31, 2026 WIB Last Updated 2026-08-31T04:23:10Z

 



Flores Timur, NTT, 31 Agustus 2026 — Semangat memperkuat sektor pertanian terus digaungkan dari Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Kehadiran bantuan hand tractor (TR2) untuk Kelompok Rianak, Desa Hewa, menjadi kabar menggembirakan sekaligus penyemangat baru bagi para petani di wilayah tersebut.


Bagi petani, bantuan hand tractor bukan sekadar alat pertanian. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap masyarakat yang setiap hari bekerja mengolah lahan dan menggantungkan kehidupan keluarga dari sektor pertanian.


Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengolahan lahan, menghemat tenaga dan waktu, serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian Kelompok Rianak.


Atas bantuan tersebut, para petani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian terhadap sektor pertanian dan masyarakat petani.


Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Wakil Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI), Wilfridus Yons Ebit, atas dukungan dan bantuan hand tractor untuk Kelompok Rianak.


Ucapan terima kasih tersebut disampaikan oleh Kordes Tani Merdeka Desa Hewa, Sisilia Lodan Soge, yang akrab disapa Siska.


Siska menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi para petani di Desa Hewa.


“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wilfridus Yons Ebit atas bantuan TR2 untuk Kelompok Rianak di Desa Hewa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi penyemangat untuk terus bekerja meningkatkan hasil pertanian,” ujar Siska.


Selain bantuan hand tractor, kedatangan jajaran DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Flores Timur dan Korcam TMI Kecamatan Wulanggitang juga mendapat apresiasi dari masyarakat.


Jajaran DPD dan Korcam meluangkan waktu datang langsung ke Desa Hewa, bertemu dengan para petani serta menyaksikan seremonial penyerahan hand tractor untuk Kelompok Rianak.


Bagi masyarakat, kehadiran jajaran TMI di tengah petani menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti.


Siska menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPD dan Korcam yang telah meluangkan waktu datang langsung ke Desa Hewa.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran DPD Tani Merdeka Flores Timur dan Korcam Wulanggitang yang sudah dengan susah payah meluangkan waktu untuk datang ke Desa Hewa. Kehadiran dan perhatian ini menjadi motivasi bagi kami,” ungkap Siska.


Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Flores Timur, Maximus Ab. Kean, menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Rianak, Desa Hewa, yang telah melaksanakan seremonial hand tractor tersebut.


Maximus berharap bantuan yang telah diterima dapat diatur, dikelola, dan dijaga dengan baik sehingga memberikan manfaat maksimal, bukan hanya bagi anggota kelompok, tetapi juga bagi masyarakat di wilayah tersebut.


“Terima kasih juga untuk Kelompok Rianak, Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang, yang sudah melakukan seremonial hand tractor-nya. Semoga bisa diatur, dikelola dan dijaga secara baik serta dapat bermanfaat bagi kelompok dan masyarakat di wilayahnya,” ujar Maximus.

 

Menurut Maximus, bantuan alat pertanian tersebut harus dipandang sebagai amanah bersama.


Karena itu, pengelolaan yang baik, pemanfaatan yang tepat, serta perawatan secara berkelanjutan menjadi hal penting agar bantuan dapat digunakan dalam jangka panjang.


Ia menegaskan bahwa TMI Flores Timur akan terus berusaha memfasilitasi program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan para petani.


“TMI Flotim akan terus berusaha memfasilitasi program prioritas dari Bapak Presiden demi kesejahteraan para petani serta masyarakat di Kabupaten Flores Timur itu sendiri,” tegas Maximus.


Lebih jauh, Maximus mengajak seluruh jajaran dan anggota Tani Merdeka untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.


Ia berharap seluruh elemen TMI dapat menjadi bagian yang aktif dalam menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.


“Harapan kami kiranya kita semua selalu semangat dan pantang menyerah, serta siap menjadi mata, telinga serta hati bagi Bapak Presiden demi menjawabi kebutuhan masyarakat kita,” pesannya.

 

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan TMI di daerah diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi petani, tetapi juga menjadi jembatan dalam menyampaikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.


Keterbatasan sarana dan alat pertanian masih menjadi salah satu tantangan bagi petani di wilayah pedesaan.


Pengolahan lahan secara manual membutuhkan tenaga, waktu, dan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, bantuan hand tractor diharapkan dapat membantu petani bekerja lebih efektif dan efisien.


Namun, bantuan alat pertanian bukan satu-satunya kebutuhan petani.


Petani juga membutuhkan pendampingan, sarana produksi, akses pasar, serta dukungan berkelanjutan agar hasil pertanian mereka dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.


Karena itu, sinergi antara kelompok tani, TMI, pemerintah, dan berbagai pihak diharapkan terus diperkuat.


Bantuan hand tractor untuk Kelompok Rianak menjadi bagian dari upaya memperkuat pertanian dari tingkat desa.


Kelompok Rianak diharapkan dapat menjadi contoh dalam mengelola bantuan secara bersama-sama, menjaga fasilitas yang telah dipercayakan, dan memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian.


Dari Desa Hewa, semangat tersebut diharapkan terus menyebar ke kelompok-kelompok tani lainnya di Flores Timur.


Sebab, pertanian tidak akan maju jika petani dibiarkan berjuang sendirian.


Petani membutuhkan dukungan nyata. Mereka membutuhkan alat untuk bekerja, pendampingan untuk berkembang, dan akses untuk memasarkan hasil produksinya.


Ketika petani kuat, desa akan semakin kuat. Ketika pertanian maju, ekonomi masyarakat akan ikut bergerak.


Dari Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang, semangat itu terus dikobarkan:


“Salam Tani! Djaya… Djaya… Djaya!”

Tani Merdeka!
Flotim Makmur!
Salam kompak selalu.

✒️: Albert Cakramento