Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Gempa Belum Usai, Vox Point Indonesia Tembus Pelosok Maumere Bawa Satu Ton Sembako

Minggu, 06 September 2026 | September 06, 2026 WIB Last Updated 2026-09-06T10:03:46Z


Maumere, NTT, 5 September 2026 — Ketika sebagian warga masih berjuang memulihkan kehidupan setelah diguncang gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026, kepedulian terus bergerak.


Vox Point Indonesia melalui DPW Vox Point Indonesia Kabupaten Sikka turun langsung menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak gempa. Bantuan tidak hanya menyasar wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga menembus sejumlah pelosok yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Penyaluran bantuan diawali dengan proses serah terima dan packing di Sekretariat DPW Vox Point Indonesia Sikka, Jalan Jenderal Sudirman, Waioti, Maumere, pada 3 dan 4 September 2026.


Ketua terpilih DPW Vox Point Indonesia Sikka, Higinus Wilbrot, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia atas dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa.


“Kami mengapresiasi setiap hati yang bergetar dan setiap jiwa yang terpanggil untuk meringankan beban penderitaan masyarakat Flores, khususnya wilayah Sikka. Setiap donasi dan sumbangan, baik moril maupun materil, sangat berarti bagi kami di tengah kondisi masyarakat saat ini,” ujarnya.


Menurut Higinus, pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh jajaran pengurus dan relawan DPW Vox Point Indonesia Sikka.


Relawan bergerak dari desa ke desa, termasuk menyasar wilayah pegunungan, perbatasan, dan lokasi yang sulit dijangkau kendaraan.
Turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut mantan Ketua Vox Point Sikka, Raf Martin, S.T., bersama sejumlah simpatisan.


Ketua Satgas Penyaluran Tali Kasih Vox Point Indonesia Kabupaten Sikka, Petrus Plain Nenang, S.S., M.Pd., mengatakan bantuan dari DPN Vox Point Indonesia berupa beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Salah satu wilayah yang menjadi sasaran penyaluran adalah Nangahale, Kecamatan Talibura.


“Kehadiran kami bukan sekadar menyalurkan bantuan, melainkan menjadi bukti bahwa kita semua satu keluarga. Tak ada yang tertinggal, bahkan di pelosok Sikka sekalipun,” tegas Petrus.


Bantuan yang disalurkan mencapai sekitar satu ton paket sembako, terdiri dari beras, mi instan, sabun, serta kebutuhan pokok lainnya.
Pendistribusian diprioritaskan bagi keluarga yang terdampak gempa 15 Agustus dan rentetan gempa susulan.


Medan yang sulit tidak menyurutkan langkah relawan. Mereka harus menempuh perjalanan panjang melewati jalan berbatu dan menanjak demi memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan warga.


Kehadiran Vox Point Indonesia mendapat apresiasi dari warga penerima bantuan.


Hendrik Gunawan menilai aksi sosial tersebut sangat membantu masyarakat yang masih berada dalam kondisi sulit pascagempa.


Sementara Tarsi Adeo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan.


“Kami sangat berterima kasih. Tidak menyangka ada yang datang sampai ke sini. Bantuan ini sangat meringankan beban kami di tengah keadaan yang sulit seperti saat ini,” ungkapnya.


Bagi warga, bantuan tersebut bukan sekadar kebutuhan pokok. Kehadiran relawan hingga ke pelosok menjadi bukti bahwa masyarakat terdampak masih mendapat perhatian.


Vox Point Indonesia Sikka menegaskan, aksi kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.


Bantuan diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan warga dalam masa tanggap darurat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk kembali bangkit dan menata kehidupan pascagempa.


Di tengah luka dan keterbatasan, Vox Point Indonesia memilih hadir.


Bukan hanya membawa sembako, tetapi juga membawa pesan bahwa warga terdampak gempa tidak sendirian.

✒️: Albert Cakramento