Kupang, NTT — Universitas Persatuan Guru 1945 Nusa Tenggara Timur (UPG 1945 NTT) memastikan kesiapan menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana ke-10 pada Rabu, 9 September 2026.
Sebanyak 439 mahasiswa dijadwalkan mengikuti prosesi wisuda yang akan dilaksanakan di Ballroom Hotel Harper.
Kepastian tersebut disampaikan Rektor UPG 1945 NTT, Ully J. Riwu Kaho, melalui sambungan telepon pada Senin (7/9/2026).
“Atas nama UPG 1945 dengan seluruh jajaran, BPH, Rektorat, kami ingin menyampaikan bahwa Universitas Persatuan Guru 1945 NTT telah siap untuk melaksanakan dan menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka wisuda sarjana yang ke-10 pada tanggal 9 September 2026,” ujar Ully.
Menurut Ully, pelaksanaan wisuda tersebut menjadi salah satu agenda penting bagi perguruan tinggi karena merupakan bagian dari bentuk pertanggungjawaban institusi atas proses pendidikan yang telah dijalani para mahasiswa.
Ully menjelaskan, proses pendidikan yang berlangsung di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada kelulusan mahasiswa, tetapi juga pada pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Karena itu, momentum wisuda menjadi bagian dari pertanggungjawaban UPG 1945 NTT terhadap proses akademik yang telah dilaksanakan.
“Wisuda ini merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban perguruan tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan tridharma yang dilaksanakan oleh para peserta didik, yaitu para mahasiswa kita,” katanya.
Ia menegaskan, UPG 1945 NTT ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa lulusan yang dihasilkan telah melalui proses pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Dalam momentum wisuda ke-10 ini, pihak universitas juga ingin menyampaikan kepada pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan mengenai kualitas lulusan yang dihasilkan.
“Dalam wisuda kali ini kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat, kepada pemerintah dan seluruh stakeholder bahwa lulusan yang kami keluarkan ini adalah lulusan yang betul-betul dapat dijamin kualitas, mutu dan budayanya,” ujar Ully.
Menurutnya, lulusan yang diwisuda diharapkan mampu memenuhi harapan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun stakeholder.
“Sehingga apa yang diharapkan oleh setiap pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, stakeholder, inilah lulusan yang dapat kami pertanggungjawabkan,” lanjutnya.
Selain memastikan kesiapan pelaksanaan, Rektor UPG 1945 NTT juga menegaskan bahwa pelaksanaan wisuda telah memenuhi ketentuan terkait izin dan rekomendasi.
Ully mengatakan, penyelenggaraan wisuda sesuai aturan membutuhkan izin dan rekomendasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui LLDIKTI Wilayah XV.
“Sebagaimana pelaksanaan wisuda itu sesuai aturan perlu mendapatkan izin dan rekomendasi dari Kementerian Dikti Saintek melalui LLDIKTI Wilayah 15,” jelasnya.
Ia memastikan izin dan rekomendasi tersebut telah diperoleh oleh pihak universitas.
“Untuk terkait dengan rekomendasi dan izin penyelenggaraan sudah kami peroleh,” tegas Ully.
Dengan telah diperolehnya rekomendasi dan izin tersebut, UPG 1945 NTT menyatakan tidak ada keraguan untuk melaksanakan agenda wisuda sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Sehingga hari ini kami menyampaikan bahwa UPG 45 NTT telah siap untuk melaksanakan wisuda sarjana ke-10 pada hari Rabu, tanggal 9 September 2026 yang akan datang,” katanya.
Dalam Wisuda Sarjana ke-10 tersebut, sebanyak 439 mahasiswa akan mengikuti prosesi.
Jumlah tersebut menjadi bagian utama dari pelaksanaan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa UPG 1945 NTT yang akan digelar di Ballroom Hotel Harper pada 9 September 2026.
Sementara informasi lebih rinci mengenai pembagian peserta, program studi yang mengikuti wisuda serta teknis pelaksanaan akan disampaikan oleh panitia.
Ully menyebut, hal-hal teknis tersebut akan dijelaskan oleh Wakil Rektor III sekaligus Sekretaris Panitia Pelaksana, Patricia Waluwanja.
“Terkait dengan hal teknis, jumlah peserta wisudawan dan prodi-prodi yang akan ikut nanti akan disampaikan secara teknis oleh Ibu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sekaligus Sekretaris Panitia, yaitu Ibu Patricia Waluanja,” ujarnya.
Dengan demikian, Rabu, 9 September 2026, menjadi momentum bagi UPG 1945 NTT untuk menggelar Wisuda Sarjana ke-10 dengan 439 mahasiswa sebagai peserta.
Pihak universitas berharap para lulusan yang dihasilkan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas, kompetensi dan budaya yang telah dibentuk selama menjalani proses pendidikan di UPG 1945 NTT.
Wisuda tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya satu tahapan perjalanan akademik bagi 439 mahasiswa sebelum melanjutkan pengabdian dan kiprah mereka di tengah masyarakat.
✒️: kl
