Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Pertamina NTT Buka Ruang Dukungan untuk Gagasan Sirkuit Multifungsi Flobamora

Selasa, 03 November 2026 | November 03, 2026 WIB Last Updated 2026-11-02T22:37:29Z

 



Kupang, NTT— Pimpinan Pertamina Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut positif gagasan pembangunan Ekosistem Bisnis Terpadu Sirkuit Multifungsi Flobamora yang diperkenalkan oleh tim penggagas, Leopold Therik dan Donny Famdale. Pertamina NTT menyatakan bersedia mengomunikasikan gagasan tersebut kepada manajemen Pertamina pusat serta membuka ruang dukungan sesuai kapasitas dan kewenangannya.


Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka itu menjadi bagian dari upaya tim penggagas membangun komunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan kawasan yang mengintegrasikan olahraga otomotif, pariwisata, perdagangan, dan berbagai kegiatan ekonomi produktif.


Dalam pertemuan tersebut, Leopold Therik dan Donny Famdale menjelaskan bahwa gagasan Sirkuit Multifungsi Flobamora tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas olahraga otomotif. Kawasan itu dirancang sebagai bagian dari ekosistem bisnis terpadu yang berpotensi mencakup pengembangan UMKM, perhotelan, hiburan, serta kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).


Konsep tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas investasi, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian NTT.


Pimpinan Pertamina NTT menyambut gagasan tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk menyuarakan serta mengomunikasikannya kepada manajemen Pertamina pusat. Selain itu, Pertamina NTT membuka ruang untuk membahas kemungkinan dukungan sesuai kapasitas, kemampuan, dan kewenangan perusahaan.


Dalam diskusi tersebut, pimpinan Pertamina NTT juga menyampaikan sejumlah pemikiran dan masukan konstruktif yang diharapkan dapat memperkaya konsep pengembangan kawasan pada tahap berikutnya.


Meski demikian, komunikasi tersebut masih merupakan bagian dari penjajakan awal. Belum ada informasi mengenai keputusan resmi Pertamina pusat ataupun komitmen pendanaan untuk pembangunan Sirkuit Multifungsi Flobamora.


Leopold Therik menegaskan bahwa Sirkuit Multifungsi Flobamora dirancang sebagai pintu masuk untuk mengembangkan ekosistem bisnis, investasi, pariwisata, dan kegiatan ekonomi produktif di NTT.


Menurut dia, pembangunan kawasan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya tidak terbatas pada kegiatan olahraga otomotif, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat melalui pertumbuhan usaha dan penciptaan kesempatan kerja.


"NTT tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Kita harus mulai membangun ekosistem ekonomi baru melalui gagasan besar, kolaborasi strategis, dan keberanian menghadirkan investasi produktif," kata Leopold.


Melalui konsep ekosistem bisnis terpadu, kegiatan olahraga otomotif diharapkan dapat terhubung dengan sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan industri kreatif. Penyelenggaraan kejuaraan serta berbagai acara juga berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi bagi pelaku UMKM dan usaha lokal.


Namun, besarnya manfaat tersebut akan bergantung pada kesiapan perencanaan, kelayakan usaha, ketersediaan pembiayaan, serta kemampuan pengelola membangun kemitraan dengan berbagai pihak.


Pertemuan dengan Pertamina NTT menjadi salah satu langkah tim penggagas dalam menjajaki dukungan dari institusi strategis untuk pengembangan Sirkuit Multifungsi Flobamora.


Ke depan, gagasan tersebut membutuhkan komunikasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah, badan usaha milik negara, dunia usaha, industri otomotif, komunitas olahraga, dan calon investor.


Selain penjajakan kerja sama, aspek legalitas lahan, kesesuaian tata ruang, studi kelayakan, perencanaan teknis, serta skema pembiayaan dan pengelolaan perlu dipastikan sebelum pembangunan dapat direalisasikan.


Tim penggagas berharap kolaborasi lintas sektor dapat membuka jalan bagi pengembangan Sirkuit Multifungsi Flobamora sebagai kawasan yang menghubungkan olahraga otomotif dengan investasi, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah.


Gagasan tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif pengembangan ekonomi NTT. Namun, realisasinya masih membutuhkan proses perencanaan, kajian kelayakan, serta dukungan konkret dari para pemangku kepentingan terkait.

✒️: kl