Rote Ndao, NTT — Sebanyak 37 petinju muda dari Petra Boxing Camp Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersiap mengikuti dua kejuaraan tinju yang digelar pada November 2026. Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, meminta para atlet tampil percaya diri dan berjuang maksimal demi mengharumkan nama daerah.
Pesan itu disampaikan Apremoi saat melepas para petinju bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Apremoi mengingatkan para atlet agar tidak minder ketika menghadapi lawan di atas ring. Menurut dia, postur tubuh bukan penentu utama keberhasilan seorang petinju. Mental, keberanian, kedisiplinan, dan kemampuan menerapkan strategi menjadi bagian penting dalam pertandingan.
"Jangan pernah merasa kecil ketika berdiri berhadapan lawan di atas ring," pesan Apremoi kepada para atlet.
Ia juga mengingatkan bahwa persaingan di atas ring harus dijalani dengan semangat sportivitas. Pertarungan merupakan bagian dari olahraga, sedangkan persahabatan tetap harus dijaga setelah pertandingan berakhir.
"Fight saja, turun ring baru berteman lagi. Karena itu tidak apa-apa dalam pertarungan," ujarnya.
Sebanyak 37 petinju tersebut dipersiapkan untuk mengikuti dua agenda kejuaraan pada November 2026.
Kejuaraan pertama adalah Lazarus Laiskodat Memorial Cup III (LLMC) yang berlangsung di Kupang pada 2–7 November 2026. Selanjutnya, para atlet dijadwalkan mengikuti Open Turnamen Tinju Piala Gubernur NTT II di Kabupaten Sabu Raijua pada 16–23 November 2026.
Dua kejuaraan tersebut menjadi kesempatan bagi para petinju untuk menguji kemampuan, mental bertanding, dan hasil latihan yang telah dijalani.
Apremoi berharap para atlet memanfaatkan kesempatan itu dengan menunjukkan kemampuan terbaik. Ia meminta mereka tidak gentar menghadapi lawan, tetap disiplin, serta bertanding dengan penuh tanggung jawab.
Menurut dia, ring tinju merupakan tempat bagi atlet untuk membuktikan hasil latihan sekaligus menunjukkan ketangguhan mental dan kemampuan menyusun strategi.
Di balik pesan motivasi tersebut, Apremoi juga menyampaikan harapannya agar para petinju mampu membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Rote Ndao.
Baginya, keberhasilan atlet bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga keluarga, pelatih, dan masyarakat yang mendukung perjuangan mereka.
Ia mengaku bangga melihat anak-anak muda Rote Ndao berani mengambil bagian dalam kompetisi olahraga dan berjuang membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas.
"Mama Wakil sangat senang karena adik-adik bisa bawa nama Rote Ndao," kata Apremoi.
Ia berharap kebanggaan itu semakin terasa ketika para atlet berhasil meraih medali dan nama Kabupaten Rote Ndao diumumkan dalam arena kejuaraan.
"Apalagi ketika medali di leher baru dipanggil Kabupaten Rote Ndao, wah, betapa bangganya Mama sebagai ibu dari kalian semua," ujarnya.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para petinju untuk mempersiapkan diri secara optimal, menjaga sportivitas, dan berjuang meraih hasil terbaik dalam dua kejuaraan yang akan diikuti.
✒️: kl
