Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Mengajak Seluruh Masyarakat Mencintai Tenun NTT

Sabtu, 13 Agustus 2022 | Agustus 13, 2022 WIB Last Updated 2022-08-13T02:47:31Z

NEWSDARING-KUPANG-Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan tenun ikat  NTT merupakan karya intelektual yang tidak kalah hebatnya dengan karya Leonardo Da Vinci atau karya Michaelangelo. 


"Tenunan NTT dikerjakan oleh ibu-ibu yang berintelektual tinggi di seluruh NTT. Mereka hasilkan tenun ini sudah sejak ribuan tahun lalu. Ini karya artistik yang luar biasa," kata Gubernur VBL saat membuka Exotic Tenun Fest 2022 dan Launching  Gerakan Cinta Produk NTT di Lippo Mall Kupang, Jumat (13/8).


Acara yang digelar oleh Bank Indonesia tersebut bertemakan _Tenun NTT Goes to Cities Life_. 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur VBL memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan Festival ini.


Menurut mantan Ketua Fraksi Nasdem tersebut, bila kita mau membuat baju, digambar dulu modelnya, baru dipotong dengan benar dan dijahit seturut model yang telah digambar.


"Kalau tenun ini, tidak ada modelnya yang dapat dilihat secara kasat mata,itu abstrak. Modelnya (motifnya, red) ada di kepala para penenun. Penenunnya di manapun dia berada, tinggal di rumah yang tidak sama dan tidak punya hubungan sama sekali, tapi begitu produknya keluar, hasilnya sama. Itu mencirikan tingkat intelektual yang sangat tinggi. Jadi ini bukan hasil karya  kerajinan tangan, tapi karya intelektual dari perempuan-perempuan Timor, Sumba, Flores, Alor, Sabu, Rote Ndao, Adonara, Lembata dan lain-lain. Produk ini tidak dibuat dari pola-pola yang sudah konkret yang kita bisa liat dan tiru. Tapi itu semua polanya lahir dari imajinasi pembuatnya. Itu ciri orang pintar," jelas Gubernur VBL.


Lebih lanjut Gubernur VBL mengajak seluruh masyarakat  untuk lebih mencintai tenun NTT. Kita harus mencintai milik kita sendiri dulu, baru orang lain dapat menikmati dan menghargainya. Kita tidak boleh  hanya  jual tenun tapi juga  memakainya.  Pertumbuhan ekonomi kita harusnya  juga bisa didukung pertumbuhan produksi dengan cara mengatur  bagaimana tenun itu dipakai di seluruh kabupaten/kota. Pemakain secara masif akan meningkatkan ekonomi pelaku UMKM.


" Contohnya seluruh kabupaten itu dua sampai tiga hari diwajibkan pakai tenun ikat. Satu hari pakai motif daerah dan dua hari pakai tenun ikat.  Di gereja-gereja, sekolah-sekolah, dan tempat-tempat lainnya pakai itu tenun ikat. Saya harapkan instansi-instansi vertikal juga dapat mewajibkan para karyawan memakai tenun ikat satu atau dua hari dalam seminggu. Kita harus tunjukkan  kebanggaan memakai karya intelektual yang hebat ini,"jelas Gubernur VBL.


Sementara itu, Deputi Gubernur Senior  Bank Indonesia, Destry Damayanti mengatakan kegiatan Festival Tenun ini merupakan bentuk dukungan BI terhadap UMKM.


"Kita harus selalu bersinergi. Kegiatan Exotic Tenun Fest merupakan bagian dari bentuk dukungan BI untuk semakin meningkatkan level tenun NTT," jelas Destry. 


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja dalam laporannya menjelaskan tujuan dari Exotic Tenun  Fest 2022 adalah untuk meningkatkan penggunaan produk UMKM,meningkatkan kesadaran masyarakat umum terhadap keindahan motif NTT serta upaya pemulihan ekomomi. Festival ini  diselenggarakan selama 3 hari yakni dari Jumat (13/8) sampai dengan (15/8)


"Capaian Festival seperti ini tahun lalu mencapai Rp. 1,4 miliar. Kegiatan Festival tahun 2022 ini diikuti oleh 62 UMKM dengan total produk 930  produk baik itu kain tenun maupun produk turunan seperti kopi, kuliner dan lain-lain," jelas Nyoman Ariawan.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur bersama para bupati membuka kegiatan tersebut dengan memukul moko sebanyak 5 kali.


Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kepala OJK, kepala Kantor wilayah Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi Nusa Temggara Timur,Ketua Kadin NTT, Direktur Utama Bank NTT,Bupati Sikka,Bupati Nagekeo, Bupati Sabu Raijua, Bupati Manggarai Timur  dan Bupati Manggarai,para staf khusus gubernur,  dan undangan lainnya.