Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Geliatkan Semangat Kebangsaan, Ganjar Pranowo Apresiasi Bupati Kupang Korinus Masneno

Rabu, 21 September 2022 | September 21, 2022 WIB Last Updated 2022-09-21T05:10:43Z


NEWSDARING-OELAMASI-Ketua Umum Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (PERSADA ID) yang juga merupakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH, M.IP memberikan apresiasi kepada Bupati Kupang Korinus Masneno yang telah memberikan kontribusi dalam menjaga Indonesia lewat perannya sebagai Bupati dalam upaya membuka sekat informasi dan memberikan motivasi dan semangat kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Kupang yang berbatasan langsung dengan Negara RDTL. Hal ini dinyatakannya saat kegiatan acara Tumpengan Nasional Secara Virtual dalam peringatan HUT RI ke 77 dan disiarkan secara live serentak oleh seratus lebih Lembaga-Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio/TV Indonesia, Stasiun RRI Entikong Kalimantan Barat, Rabu (31/08-2022). 


Ganjar sangat mengapresiasi Bupati Kupang Korinus Masneno yang menurutnya sangat perduli dalam mendukung keberadaan Radio yang dimiliki Pemkab Kupang (RSKK) dalam memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat Kabupaten Kupang yang berbatasan dengan Negara Timor Leste dan Australia. 

“Pak Bupati, seberapa penting radio diwilayah perbatasan?” Tanya Ganjar saat mendengar penjelasan Bupati Masneno terkait keberadaan Kab. Kupang yang berada di wilayah perbatasan. Dan dijawab oleh Bupati Masneno, sangat penting dan perlu untuk dikembangkan dengan baik. Masneno nyatakan bahwa keberadaan radio (RSKK) diwilayah perbatasan sangat penting dan menjadi perhatian untuk dikembangkan baik dari aspek  kelembagaan, kualitas penyiarannya, jangkauannya demi memberikan informasi pembangunan dan semangat nasionalisme sebagai perekat persatuan bangsa. Menanggapi hal tersebut Ganjar memberikan apresiasi dan mengacungkan dua jempolnya bagi Bupati seraya berkata mantap-mantap pak Bupati.

 

“Menjaga Indonesia” jelas Masneno merupakan tanggung jawab semua anak bangsa termasuk dirinya sebagai Bupati Kupang. Radio jelas Orang nomor Satu di Kabupaten Kupang tersebut merupakan media komunikasi efektif dan bisa menjangkau masyarakat didesa-desa khususnya di wilayah perbatasan. Fungsi radio sebagai pemersatu, karena Kabupaten Kupang memiliki keragaman baik suku, budaya yang berbeda-beda namun bisa dirajut dalam kebersamaan, memberikan kabar-kabar tentang ideologi bangsa dengan bahasa-bahasa yang dapat diterima oleh masyarakat.  Kabupaten Kupang jelasnya merupakan salah satu Kabupaten di antara 22 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi NTT. Terdiri dari 24 kecamatan, 177 desa/kelurahan dan berbatasan langsung dengan 2 negara  yakni berbatasan laut dengan negara Australia dan berbatasan darat langsung dengan negara demokratik timor leste (Distrik Oekusi). 


Ketua Umum Persada ID Ganjar Pranowo pada kesempatan tersebut menyatakan bahwa wilayah perbatasan sangat rentan dengan keterbatasan informasi dan berpeluang dipengaruhi hal negatif dari luar yang bisa mengganggu semangat kebangsaan. Salah satu media yang jelasnya dapat mudah diakses masyarakat khususnya diwilayah perbatasan adalah melalui radio. Lewat radio, kebutuhan akan akses informasi dapat tersampaikan cepat dan memberikan pemahaman dan semangat Nasionalisme yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sebagai Ketua Umum Persada ID, dirinya sangat berharap dukungan para Kepala Daerah terhadap keberadaan Lembaga Penyiaran Publik Lokal baik Radio maupun TV untuk dapat memberikan informasi, dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.  Ganjar mengatakan, radio memunyai pendengar dengan segmentasi khusus. Bahkan, radio memiliki pendengar yang setia. Untuk itu, informasi bagus hendaknya mutlak dibagi ke pendengar. Pemerintah pun dituntut agar tidak kaku dalam menyampaikan informasi. “Mestinya radio memiliki multiplatform. Sehingga tidak hanya didengarkan tapi radio juga bisa ditonton,” tambahnya.


Bupati Kupang Korinus Masneno yang menjadi salah satu narasumber kegiatan tersebut bersama Pj. Bupati Mappi Papua Michael R. Gomar, Dirut RRI Hendrasmo dipandu oleh Walikota Magelang dr. Nur Aziz selaku moderator.