Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur VBL : "KSP Kopdit Obor Mas Sebagai Aset Provinsi NTT"

Sabtu, 05 November 2022 | November 05, 2022 WIB Last Updated 2022-11-05T14:42:48Z


NEWSDARING-SIKKA-Bertempat di Kampus Unipa Maumere pada Sabtu (05/11/2022) diselenggarakan Seminar Sehari Dalam rangka Perayaan HUT Emas (50 Tahun) KSP Kopdit Obor Mas. Seminar tersebut digelar Dengan Topik "Mendorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui Profesionalitas Sumber Daya Pengelola yang Kreatif dan Inovatif serta Sumber Daya Anggota yang Progresif". 


Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran KSP Kopdit Obor Mas merupakan aset Provinsi NTT. "Dengan kehadiran KSP Kopdit Obor Mas selama 50 tahun ini membuktikan eksistensinya dengan turut berperan bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Timur maka tentunya ini juga membuktikan bahwa KSP Kopdit Obor Mas sebagai aset Provinsi NTT," ungkap Gubernur Laiskodat.


"Aset ini (KSP Kopdit Obor Mas) harus dijaga, dirawat dan terus dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat kita dan juga untuk pembangunan ekonomi daerah. Ini sesuai juga tergambar dalam semangat pembangunan sesuai amanat UUD 1945 untuk memajukan kesejahteraan umum," kata Gubernur.


Gubernur VBL mengharapkan, KSP Kopdit Obor Mas ikut berperan aktif dalam pengembangan potensi yang ada di NTT ini dengan melalui tahapan pengolahan bahan baku hingga pada hasil akhir berupa end product. 


"Daerah Nusa Tenggara Timur ini sangat kaya mulai dari kekuatan ekonomi kita pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan hingga UMKM. Kita jangan hanya kelola potensi hingga ekspor bahan baku saja. Harus dikelola bahan bakunya disini barulah kita ekspor end product-nya. Misalnya jangan kita ekspor bahan baku kakao, melainkan kita olah hingga hasilkan produk seperti minuman coklat atau makanan coklat. Sehingga ada nilai jual yang lebih dan meningkatkan ekonomi kita dan saya mau KSP Kopdit Obor Mas ikut berperan aktif disana," ujar Gubernur.


"Potensi dengan komoditi unggulan seperti coklat, vanili, kopi, kelapa, kopra, jambu mate, rumput laut hingga garam kita kelola dengan baik disini dan jaga kualitasnya untuk bisa diekspor. Oleh sebab itu melalui KSP Kopdit Obor Mas dan juga bersama Koperasi lainnya yang turut berperan sebagai bagian tulang punggung ekonomi bangsa harus bisa ambil bagian disini. Kita bisa kolaborasi juga dengan Bumdes sehingga terjalin sinergitas untuk masyarakat kita," jelas Gubernur.


Gubernur VBL juga mendorong KSP Kopdit Obor Mas untuk juga bersama Pemerintah dalam pengembangan produksi garam. "Indonesia mengimpor 7,7 metrik ton garam setiap tahunnya. Kita di NTT punya peluang besar menghasilkan garam untuk suplai kebutuhan garam nasional. Produksi Garam di Kabupaten Kupang nantinya dapat mencapai 120.000 ton sehingga kita juga butuh banyak mesin untuk kelola tambak garam dan saya minta agar Obor Mas juga ikut serta dalam mendatangkan mesin untuk membantu pengolahan tambak garam," ujar Gubernur.


"Saya juga mengucapkan HUT ke-50 KSP Kopdit Obor Mas. Dan mari kita terus kerja kolaboratif dengan semua pihak. Dan terus melakukan pekerjaan yang penuh inovatif dan kreatitifitas," ungkapnya.


Beliau menambahkan, saat ini Pemerintah juga berusaha untuk mengembangkan energi panas matahari di Pulau Sumba untuk nantinya dimanfaatkan dalam membantu aktivitas ekonomi masyarakat di NTT.


Sementara itu, Bupati Sikka Roberto Diogo menjelaskan KSP Kopdit Obor Mas sudah mulai melakukan transformasi digitalisasi. "Koperasi Obor Mas merupakan salah satu KSP yang sudah memulai dengan konsep dan manajemen digitalisasi sebagai bagian dari revolusi 4.0," ungkapnya.


"Saya senang atas dukungan koperasi sehingga salah satu perusahaan yakni PT Cargil Cocoa Chocolate di Maumere sudah bisa menghasilkan coklat dalam bentuk powder yang dijual dengan harga Rp 3.000.000 juta per kg yang diekspor langsung ke eropa. Dikerjakan mulai dari penanaman kakao yang organik, kemudian panen dan fermentasi yang benar hingga diproses dengan menghasilkan produk yang berkualitas baik," jelasnya.


Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas Markus Manando menjelaskan, 

Anggota koperasi juga mempunyai peran penting dalam membangun dan mengembangkan koperasi. Peran aktif anggota sebagai pemupuk modal pemanfaat pelayanan penanggung risiko dan terlibat langsung dalam mengambil keputusan.


"Partisipasi anggota menjadi pilar keberhasilan koperasi dan saat ini jumlah anggota KSP Kopdit Obor Mas per 30 September 2022 sebanyak 129.646 orang.

Dengan total 543 karyawan di 22 Kantor Cabang di Pulau Flores dan Pulau Timor," ungkapnya.