Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Kasus Gigitan Anjing Kembali Terjadi di Kabupaten Sikka

Sabtu, 18 Mei 2024 | Mei 18, 2024 WIB Last Updated 2024-05-18T06:51:05Z


Newsdaring-Sikka-Kasus gigitan anjing kembali terjadi di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT. Kali ini menimpa seorang anak laki-laki berusia 7 tahun asal Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Kamis, 4 Mei 2024


Korban, yang berinisial RS, sedang memetik buah jambu di depan rumah tetangganya ketika seekor anjing yang diikat oleh pemiliknya tiba-tiba menyerangnya dan menggigit tangan kanannya. Penjabat Kepala Desa Nenbura, Stefanus Berthin Edo, mengonfirmasi kejadian ini.


“Saya sudah sampaikan kepada pemilik anjing dan keluarga korban bahwa anak ini harus dibawa untuk divaksin, namun keluarga korban masih bersikap keras dan menolak anaknya untuk divaksin,” kata Berthin Edo.


Berthin Edo juga menyatakan bahwa pihaknya telah meminta staf desa, Ambros Edison, untuk membuat surat pernyataan penolakan pemberian vaksin oleh orang tua korban. “Jika terjadi sesuatu pada anak tersebut, maka itu menjadi tanggung jawab pribadi. Upaya terakhir, kita akan berkoordinasi dengan pihak polisi dan Babinsa untuk melakukan pendekatan lagi,” ujarnya.


Kepala Puskesmas Habibo, Virginus Sabinus, turut membenarkan peristiwa ini. “Setelah mendengar laporan, saya langsung turun memberikan informasi pentingnya suntikan VAR kepada keluarga korban,” kata Virginus Sabinus.


Virginus menjelaskan bahwa suntikan VAR (vaksin anti rabies) penting untuk mencegah virus rabies mencapai otak, yang bisa berakibat fatal jika dibiarkan. “Kami berharap, dari informasi yang kami berikan, masyarakat dapat memahami pentingnya suntikan VAR bagi yang terkena gigitan anjing,” tutur Virginus.


Virginus juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan segera melaporkan kepada petugas kesehatan jika terjadi peristiwa serupa. Selain itu, ia mengingatkan pemilik anjing untuk selalu memvaksinasi hewan peliharaan mereka.(AH)