![]() |
DPRD NTT dorong Rote Ndao jadi lumbung garam nasional. Simson Polin apresiasi dukungan Trakindo Kupang yang siap turunkan excavator Caterpillar untuk pembangunan K-SIGN. |
Rote Ndao, NTT — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Simson Polin, menegaskan komitmennya mendorong Kabupaten Rote Ndao menjadi lumbung garam nasional. Hal ini sejalan dengan pengembangan Kawasan Industri Garam Nasional (K-SIGN) yang saat ini menjadi fokus pemerintah daerah dan pusat.
Upaya ini mendapat dukungan konkret dari sektor swasta, salah satunya PT Trakindo Utama Cabang Kupang. Perusahaan tersebut siap menyediakan alat-alat berat, termasuk excavator Caterpillar, guna mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan industri garam di Rote Ndao.
“Kami ingin Rote Ndao benar-benar menjadi pusat produksi garam nasional. Dukungan Trakindo Kupang melalui penyediaan excavator Caterpillar akan sangat membantu mempercepat pembangunan tambak dan infrastruktur K-SIGN,” ujar Simson Polin, Jumat (29/8/2025).
Kepala Trakindo Kupang, Sapta, yang hadir langsung dalam pertemuan di Rote, menegaskan keseriusan pihaknya.
“Trakindo tidak hanya menyediakan excavator, tetapi juga menjamin layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, hingga pelatihan operator. Kami ingin berkontribusi agar industri garam di Rote benar-benar bisa bersaing,” kata Sapta.
Rote Ndao dinilai sangat potensial menjadi pusat industri garam karena memiliki lahan luas, sinar matahari yang melimpah, serta kualitas air laut yang murni. Dengan dukungan infrastruktur memadai dan investasi dari swasta, kawasan ini diyakini mampu memenuhi kebutuhan garam nasional bahkan untuk ekspor.
Simson menegaskan, DPRD NTT akan terus mendorong kebijakan yang mendukung percepatan pembangunan K-SIGN agar Rote Ndao tidak hanya dikenal sebagai daerah pariwisata, tetapi juga sebagai ikon industri garam nasional.
✒️: kl