Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Dari Rakernas PSI di Makassar, Wakil Bupati Rote Ndao Perjuangkan Bibit Tanaman ke Menteri Kehutanan

Kamis, 29 Januari 2026 | Januari 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T09:47:04Z
Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni (tengah) berfoto bersama Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan dan Anggota DPRD Provinsi NTT Simson Polin saat menghadiri Rakernas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar, 29 Januari 2026. Momentum Rakernas dimanfaatkan untuk menyampaikan langsung permohonan bantuan bibit tanaman guna mendukung sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Rote Ndao.


Makassar, 29 Januari 2026 — Di tengah hiruk-pikuk agenda nasional Rakernas Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, memilih membawa satu suara yang datang langsung dari tanah kering, ladang rakyat, dan harapan para petani di ujung selatan Indonesia.


Dalam forum Rakernas PSI tersebut, Apremoi secara langsung mengajukan permohonan bantuan bibit atau anakan tanaman kepada Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan dan pertanian di Kabupaten Rote Ndao.


Permohonan itu bukan sekadar formalitas politik. Ia lahir dari realitas lapangan: keterbatasan bibit unggul, tantangan iklim, serta kebutuhan masyarakat Rote Ndao akan dukungan nyata agar tanah yang keras tetap bisa memberi kehidupan. Di hadapan Menteri Kehutanan, Apremoi membawa pesan sederhana namun mendesak—bahwa pembangunan pertanian di daerah kepulauan tidak bisa ditunda.


Keseriusan itu tak berhenti di ruang Rakernas. Sesaat setelah agenda nasional selesai, Wakil Bupati Rote Ndao langsung menyampaikan instruksi kepada dinas teknis terkait untuk bergerak cepat (gercep) menyiapkan proposal resmi. Proposal tersebut akan segera diserahkan kepada Menteri Kehutanan RI sebagai tindak lanjut konkret dari komunikasi yang telah dibangun.


Langkah cepat ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang tidak berhenti pada wacana. Bagi Apremoi, setiap peluang di tingkat pusat harus segera diterjemahkan menjadi kerja administratif dan teknis agar tidak hilang begitu saja.


Dalam perjuangan tersebut, Wakil Bupati Rote Ndao didampingi oleh Anggota DPRD, yakni Simson Polin dan Absalom Polin. Kehadiran keduanya menegaskan kuatnya sinergi eksekutif dan legislatif daerah dalam memperjuangkan kepentingan petani dan masyarakat kecil.


Harapan akan bantuan bibit dan anakan tanaman dari Kementerian Kehutanan ini diyakini dapat menjadi pintu masuk bagi peningkatan produktivitas pertanian, perluasan lahan hijau, serta penguatan ekonomi rakyat di Rote Ndao. Lebih dari itu, langkah ini menunjukkan bahwa daerah tidak sekadar menunggu, tetapi aktif menjemput kebijakan.


Dari Makassar, Wakil Bupati Rote Ndao mengirimkan pesan jelas: pembangunan daerah dimulai dari keberanian membawa suara rakyat ke pusat, dan dari kesungguhan menindaklanjutinya tanpa menunda.


Dari forum Rakernas hingga meja kementerian, komitmen Wakil Bupati Rote Ndao menegaskan bahwa keberpihakan pada petani adalah kerja yang harus segera dijalankan, bukan sekadar dijanjikan.

✒️: kl