Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Dibully dan Dicibir, Simson Polin Tetap Kirim 180 KL BBM ke Rote

Senin, 26 Januari 2026 | Januari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T14:07:03Z

 

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTT, Simson Polin (berbaju hitam), bersama perwakilan Distrik Navigasi Kelas II Kupang dan PLN, usai rapat koordinasi pengiriman 180 KL BBM ke Pulau Rote, di Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Kupang, Senin (26/1/2026).

Kupang, NTT, 26 Januari 2026 —Di tengah gelombang cibiran dan serangan opini yang terus diarahkan kepadanya, Anggota DPRD Provinsi NTT Simson Polin tetap bergeming. Tanpa gaduh, ia terus menjalankan perannya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kali ini, fokus utamanya adalah pengiriman 180 kiloliter (KL) Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Kabupaten Rote Ndao.


Simson Polin yang duduk di Komisi IV DPRD Provinsi NTT menegaskan bahwa kerja-kerja pengawasan dan koordinasi terkait energi dan infrastruktur merupakan bagian dari tugas konstitusionalnya. Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih adanya pihak-pihak yang belum memahami ruang lingkup dan kewenangan Komisi IV, sehingga kritik yang muncul kerap melenceng dari substansi.


Komisi IV DPRD NTT sendiri membidangi Infrastruktur dan Pembangunan, dengan lingkup kerja meliputi Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Perhubungan, serta sektor Energi. Dalam menjalankan fungsi tersebut, Komisi IV bermitra langsung dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Biro Administrasi Pembangunan, serta melakukan pengawasan terhadap mitra strategis seperti PLN dan Pertamina.


Terkait krisis pasokan BBM di wilayah kepulauan, Komisi IV DPRD NTT secara aktif mengawal kuota dan distribusi BBM melalui koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan BPH Migas dan Pertamina. Langkah ini dinilai krusial mengingat karakter geografis NTT yang sangat bergantung pada jalur laut.


Sebagai bentuk konkret, pada Senin (26/1/2026), Komisi IV DPRD NTT menggelar rapat koordinasi dengan pihak Distrik Navigasi dan PLN untuk memastikan kelancaran pengiriman BBM sebanyak 180 KL ke Pulau Rote. Pengiriman tersebut direncanakan menggunakan kapal navigasi, dengan proses loading dilakukan siang hari, dan keberangkatan dijadwalkan dini hari pukul 03.00 WITA, Selasa (27/1/2026).


Kapal pengangkut BBM direncanakan berlabuh di Pelabuhan Ba’a, namun telah disiapkan opsi Pelabuhan Pantai Baru sebagai pelabuhan alternatif apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. Skema ini disiapkan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor keselamatan pelayaran.


Di saat berbagai opini negatif terus diarahkan kepadanya, Simson Polin menegaskan bahwa fokusnya tetap pada kerja nyata, bukan pada polemik. “Yang terpenting BBM sampai dan masyarakat tidak dirugikan,” menjadi prinsip yang terus dipegang dalam setiap langkah pengawasan.


Kerja-kerja sunyi seperti ini kerap luput dari sorotan. Namun bagi masyarakat Rote Ndao, kepastian BBM tersedia, listrik menyala, dan aktivitas ekonomi tetap berjalan jauh lebih berarti dibanding hiruk-pikuk perdebatan di ruang publik.

✒️: kl