Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Festival Paskah 2026 GMIT: Simson Polin Pimpin, 3 Prosesi Jadi Sorotan

Kamis, 26 Februari 2026 | Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-26T14:08:49Z

 

Simson Polin berpose bersama jajaran Sinode GMIT usai rapat persiapan Festival Paskah 2026 di Kupang, NTT. (Dok. Pemuda GMIT)

Kupang, NTT, 26 Februari 2026 — Festival Paskah 2026 GMIT resmi dipimpin oleh Simson Polin setelah dipercayakan sebagai Ketua Panitia oleh Pengurus Pemuda GMIT. Di bawah kepemimpinannya, Festival Paskah 2026 GMIT akan menghadirkan tiga prosesi utama yang menjadi sorotan, yakni Prosesi Damai, Prosesi Galilea, dan Prosesi Paskah.


Penunjukan Simson Polin sebagai Ketua Panitia Festival Paskah 2026 GMIT menandai dimulainya kerja terstruktur dan sistematis yang telah dirancang dalam Buku Pedoman Kerja Tim Pelayanan. Dokumen tersebut menjadi acuan resmi seluruh unsur kepanitiaan agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, terarah, efektif, dan bertanggung jawab.


Perayaan Festival Paskah 2026 GMIT akan dilaksanakan melalui tiga agenda besar:


Prosesi Damai

Menyusun peserta prosesi damai, mendampingi sutradara untuk pelatihan melalui zoom meeting, koordinasi dengan keamanan dan koordinator lapangan terkait pembagian tugas saat hari H, serta menyiapkan LO untuk masing-masing peserta.


Prosesi Galilea

Menyusun konsep dan skenario serta berkoordinasi dengan PPSG untuk penentuan konsep prosesi galilea, mengatur latihan peserta, mengontrol jalannya prosesi, mencatat dan mengatur kebutuhan perahu, serta membuat RAB seksi galilea.


Prosesi Paskah

Menghubungi peserta dan menentukan peran, menyiapkan daftar peserta, memastikan peran terisi, serta mendampingi sutradara dalam pelatihan.


Ketiga prosesi ini dirancang tidak hanya sebagai seremoni, tetapi sebagai simbol pelayanan, kesaksian iman, dan kebersamaan Pemuda GMIT.


Dalam pedoman kerja ditegaskan bahwa dasar pembentukan panitia berasal dari keputusan dan mandat Majelis Sinode GMIT, hasil koordinasi Pengurus Pemuda Sinode GMIT, serta kebutuhan penyelenggaraan Festival Paskah 2026.


Prinsip kerja panitia meliputi:


  • Pelayanan
  • Profesionalitas
  • Transparansi
  • Koordinatif
  • Akuntabel


Struktur organisasi mencakup Penanggung Jawab, Pengarah, Penasihat, hingga Sutradara sebagai penanggung jawab artistik.


Sebagai Ketua Panitia Festival Paskah 2026 GMIT, Simson Polin memiliki tanggung jawab memimpin rapat kerja awal, menetapkan timeline kegiatan, mengkoordinasikan penyusunan program dan RAB, serta berkoordinasi dengan PPSG dan Tim Pelayanan inti.


Pada tahap persiapan, Ketua mengawasi progres setiap seksi, mengambil keputusan strategis, dan mengkoordinasikan rapat evaluasi berkala. Saat pelaksanaan, Ketua memimpin koordinasi umum dan mengendalikan situasi apabila terjadi kendala. Pada tahap evaluasi, Ketua memimpin rapat evaluasi dan menandatangani laporan akhir.


Wakil Ketua bertugas mengawasi bidang sesuai pembagian tugas dan menggantikan Ketua jika berhalangan.


Seksi HUMDOK bertanggung jawab menyusun strategi publikasi, mendokumentasikan kegiatan, mengelola media sosial real-time, mendesain ID Card, serta menyusun laporan publikasi.


Seksi Acara menyusun rundown, mengatur MC dan pengisi, mengatur teknis panggung, serta mengontrol jalannya acara.


Seksi Lomba menyusun petunjuk teknis, sistem penilaian, menyiapkan juri, dan mengumumkan hasil lomba. Setelah lomba selesai, seksi ini melebur ke dalam seksi acara.


Seksi Expo Pemuda & UMKM menyusun tata letak stand, mengatur tenant, serta mengelola fasilitas expo.


Seksi Dana menyusun proposal sponsor, mengatur usaha dana, dan mengelola relasi donatur.


Seksi Perlengkapan menyediakan panggung, kursi, tenda, sound system, dan listrik serta menjaga keamanan perlengkapan.


Seksi Transportasi, P3K, Konsumsi, Koordinator Lapangan, dan Keamanan mengatur kendaraan, tenaga medis, konsumsi panitia, teknis lapangan, serta sistem keamanan lokasi.


Pola koordinasi ditegaskan: Ketua → Wakil Ketua → Koordinator Seksi

Koordinator Seksi → Anggota

Koordinator Lapangan menjadi pusat kendali saat hari H.


Semua penggunaan dana harus melalui Bendahara Tim Pelayanan dan seluruh dokumen resmi melalui Sekretariat.


Seluruh Tim Pelayanan wajib hadir dalam rapat, melaporkan progres kerja secara berkala, tidak mengambil keputusan lintas bidang tanpa koordinasi, menjaga nama baik organisasi, serta menyusun laporan maksimal tujuh hari setelah kegiatan.


Situasi mendesak atau force majeure mengikuti arahan Ketua Panitia, PPSG, atau Majelis Sinode GMIT.


Buku Pedoman Kerja ini menjadi acuan resmi seluruh Tim Pelayanan Festival Paskah 2026 GMIT. Setiap unsur kepanitiaan wajib melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pelayanan.


Festival Paskah 2026 GMIT di bawah kepemimpinan Simson Polin bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan yang tertata, profesional, dan berdampak luas bagi jemaat dan masyarakat.

✒️: kl