Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Aksi Sempat Ricuh, Massa Gmni Terlibat Baku Dorong Dengan Aparat Di Depan Polres Sikka

Rabu, 04 Maret 2026 | Maret 04, 2026 WIB Last Updated 2026-03-04T10:38:42Z

 

Seorang mahasiswa peserta aksi menunjukkan luka gores di bagian leher usai terjadi aksi saling dorong antara massa GMNI dan aparat kepolisian saat demonstrasi di depan Polres Sikka, Rabu (4/3/2026). Mahasiswa menuding adanya tindakan represif dalam kericuhan tersebut.

Maumere,NTT, 4 Maret 2026 – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka di depan Polres Sikka sempat berlangsung ricuh saat massa berupaya memasuki halaman Mapolres.


Ketegangan terjadi ketika massa aksi mencoba bergerak masuk untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. Aparat kepolisian yang berjaga melakukan penghadangan, sehingga terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas keamanan.


Dalam situasi tersebut, massa aksi mengaku terjadi tindakan kekerasan terhadap salah satu peserta aksi. Pihak mahasiswa menyebut adanya oknum aparat yang diduga melakukan tindakan represif saat kericuhan berlangsung.


 Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tudingan tersebut.


Meski sempat memanas, situasi berhasil dikendalikan dan tidak berlangsung lama. Aparat dan koordinator lapangan dari pihak mahasiswa kemudian berupaya meredam ketegangan agar aksi tetap berjalan dalam koridor damai.


Aksi ini merupakan bagian dari desakan mahasiswa agar kasus kematian Adik Noni di Rubit diusut secara tuntas dan transparan. Massa menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah mencari kejelasan hukum, bukan menciptakan kekacauan.


Publik kini menunggu klarifikasi resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut, sekaligus perkembangan terbaru dalam penanganan perkara yang menjadi tuntutan utama mahasiswa.

✒️: Albert Cakramento