![]() |
| Konsolidasi hari kedua AMPI Kabupaten Sikka di Inpekma Maumere, Minggu (15/3/2026), yang merampungkan penunjukan Plt Ketua AMPI tingkat kecamatan menjelang Musda. |
Maumere, NTT– Mesin organisasi Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Sikka mulai dipanaskan. Ibarat motor yang lama parkir di garasi, kini kuncinya sudah diputar, gas mulai ditarik, dan suara mesin organisasi mulai terdengar kembali.
Dalam konsolidasi hari kedua yang digelar di Inpekma Maumere, Minggu (15/3/2026), struktur awal kepengurusan AMPI Sikka periode 2026–2031 mulai dimatangkan. Salah satu agenda penting yang berhasil dituntaskan adalah penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua AMPI di seluruh kecamatan di Kabupaten Sikka.
Konsolidasi tersebut dihadiri Plt Sekretaris AMPI Sikka, Yance Maring, bersama sejumlah anak muda dari berbagai latar belakang. Mereka datang dengan satu tujuan: memastikan organisasi kepemudaan ini tidak hanya ramai di papan nama, tetapi juga hidup dalam kerja nyata.
Sedikit pantun pembuka dari editor, biar pembaca tercinta news-daring.com tak terlalu tegang:
Pergi ke pasar membeli pala,
Pulangnya singgah di kebun pepaya.
Kalau pemuda sudah berkarya,
Daerah maju, rakyat pun bahagia.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas secara serius pembentukan berbagai bidang strategis yang akan menjadi tulang punggung kerja organisasi ke depan.
Bidang-bidang yang dirancang meliputi:
- organisasi dan kaderisasi
- politik dan ideologi
- ekonomi
- sosial dan kesejahteraan rakyat
- pendidikan dan kebudayaan
- kesehatan
- hukum dan HAM
- pemberdayaan perempuan dan disabilitas
- kepemudaan
- pertanian dan ketahanan pangan serta lingkungan
- media dan informasi
- hubungan masyarakat
Dengan kata lain, kalau organisasi ini diibaratkan rumah, maka bidang-bidang tersebut adalah tiang-tiangnya. Kalau tiangnya kuat, rumahnya juga tidak gampang goyang.
Tak hanya membahas struktur organisasi, forum konsolidasi juga memastikan bahwa penunjukan Plt Ketua AMPI tingkat kecamatan di Kabupaten Sikka telah rampung sepenuhnya pada hari ini.
Para Plt Ketua tersebut selanjutnya akan menerima Surat Keputusan (SK) resmi dan bertugas melanjutkan konsolidasi organisasi di wilayah masing-masing.
Langkah ini dinilai sebagai fondasi penting untuk memperkuat basis organisasi hingga ke tingkat akar rumput, terutama menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) AMPI Sikka yang saat ini masih dalam tahap penyesuaian jadwal.
Kalau kata orang tua-tua di kampung:
"Bangun rumah jangan mulai dari atap, mulai dari pondasi."
Nah, pondasi itulah yang sedang dikerjakan AMPI Sikka saat ini.
Menariknya, menjelang Musda nanti, AMPI Sikka juga menyiapkan kegiatan sosial berupa pengobatan gratis bagi masyarakat.
Program ini direncanakan digelar sekitar satu minggu sebelum Musda, dengan lokasi kegiatan diprioritaskan pada wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Langkah ini menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan tidak hanya sibuk dengan rapat dan struktur, tetapi juga mencoba hadir langsung di tengah masyarakat.
Sedikit pantun lagi biar tambah semangat:
Pergi melaut membawa jala,
Pulangnya membawa ikan tuna.
Kalau pemuda turun berkarya,
Rakyat sehat, daerah pun bahagia.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Sekretaris AMPI Sikka, Yance Maring, mengajak generasi muda di Kabupaten Sikka untuk tidak ragu terlibat dalam organisasi kepemudaan sebagai ruang belajar dan pengabdian.
Menurutnya, organisasi seperti AMPI bisa menjadi ruang latihan kepemimpinan, kerja tim, dan pengabdian sosial bagi anak muda.
“AMPI harus menjadi rumah bersama bagi anak-anak muda untuk belajar, berorganisasi, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan rampungnya struktur Plt di tingkat kecamatan, AMPI Sikka kini bersiap melangkah ke tahap berikutnya: memperkuat konsolidasi organisasi, menyiapkan Musda, serta memastikan peran nyata pemuda dalam pembangunan daerah.
Kalau mesin organisasi sudah panas, tinggal satu hal yang perlu dijaga:
jangan sampai bensinnya habis di tengah jalan.
Jika konsolidasi ini terus berjalan solid, bukan tidak mungkin AMPI Sikka akan menjadi salah satu organisasi kepemudaan paling aktif dalam mendorong peran pemuda di Kabupaten Sikka.
