![]() |
| Ilustrator |
Rote Ndao, NTT – Dampak kasus Montara 2009 disebut belum sepenuhnya hilang di Desa Nembrala, Rote Ndao. Lebih dari satu dekade berlalu sejak tumpahan minyak di Laut Timor, namun cerita tentang dampaknya masih hidup di tengah masyarakat pesisir.
Bagi sebagian orang, Montara mungkin hanya catatan lama. Tapi bagi petani rumput laut, itu adalah bagian dari perjalanan hidup yang belum benar-benar selesai.
Tumpahan minyak Montara pada 2009 tidak hanya mencemari laut, tetapi juga mengubah pola hidup masyarakat pesisir.
Rumput laut yang dulu tumbuh subur, disebut mengalami penurunan kualitas. Produksi yang sebelumnya stabil menjadi tidak menentu.
Bagi petani, perubahan kecil di laut bisa berdampak besar di dapur.
Petani rumput laut di Nembrala menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya.
Sebagian bertahan dengan kondisi yang ada, sebagian lagi harus beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
Namun satu hal yang tetap sama: harapan akan pemulihan.
Kalau kata orang tua di kampung,
selama laut masih ada, harapan tidak pernah benar-benar hilang.
Seiring waktu, proses kompensasi menjadi bagian penting dari perjalanan panjang ini.
Bagi masyarakat, kompensasi bukan hanya soal uang, tetapi bentuk pengakuan atas dampak yang telah dirasakan.
Namun dalam praktiknya, proses ini tidak selalu berjalan cepat dan sederhana.
Viralnya video dari akun Facebook Rote Ningsih membuat isu ini kembali dibicarakan.
Meski video tersebut lebih menyoroti dugaan dalam pembagian dana, efeknya lebih luas—yakni membuka kembali ingatan tentang dampak Montara.
Apa yang dulu sempat mereda, kini kembali muncul dalam percakapan publik.
Kasus Montara bukan hanya soal kejadian di masa lalu, tetapi juga tentang dampak yang berlanjut.
Ini adalah cerita tentang hubungan manusia dengan laut, tentang ekonomi masyarakat pesisir, dan tentang bagaimana sebuah peristiwa bisa meninggalkan jejak panjang.
Dampak kasus Montara 2009 menunjukkan bahwa waktu tidak selalu menyelesaikan segalanya.
Ada hal-hal yang tetap tinggal, hidup dalam ingatan dan realitas sehari-hari masyarakat.
Dan selama itu masih terasa, cerita Montara belum benar-benar berakhir.
Waktu berjalan, tapi dampak tetap tinggal.
Laut menyimpan cerita yang belum selesai.
Bagi petani, ini bukan masa lalu—ini masih hari ini.
Harapan tetap ada, meski jalan masih panjang.
Karena bagi mereka, Montara belum benar-benar usai
✒️: ***
