Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Hebner Dakabesy Nahkodai SMKN 2 Kupang, Siap Benahi Sistem

Rabu, 25 Maret 2026 | Maret 25, 2026 WIB Last Updated 2026-03-25T10:45:24Z

 

Hebner Dakabesy usai dilantik sebagai Kepala SMKN 2 Kupang oleh Gubernur NTT di Aula Eltari Kupang, Rabu (25/3/2026), menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembenahan sistem, penguatan karakter siswa, dan peningkatan kualitas pembelajaran.

Kupang, NTT— Hebner Dakabesy SMKN 2 Kupang resmi menjadi sorotan usai dipercaya menakhodai sekolah tersebut. Ia menyampaikan komitmennya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan sekolah setelah dilantik Gubernur NTT di Aula Eltari Kupang, Rabu (25/3/2026).


Hebner  menegaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah mengidentifikasi persoalan yang paling mendesak di SMKN 2 Kupang.


Menurutnya, pembenahan sekolah tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus diawali dengan pemetaan masalah yang jelas dan terukur.

“Kita identifikasi masalah, lalu refleksi bersama untuk mengetahui akar persoalan,” ujarnya.


Pendekatan ini menjadi fondasi awal dalam program kerja Hebner Dakabesi SMKN 2 Kupang agar kebijakan yang diambil tidak sekadar reaktif, tetapi solutif.


Dalam arahannya, Hebner menyebut ada tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian di SMKN 2 Kupang.


Pertama, penguatan karakter siswa yang dinilai menjadi isu krusial di kalangan pelajar saat ini.


Kedua, peningkatan kualitas pembelajaran agar lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.


Ketiga, pengembangan program sekolah berbasis kewirausahaan, seperti olshop dan produk sekolah.


Dengan pendekatan ini, Hebner Dakabesi SMKN 2 Kupang ingin memastikan sekolah tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membangun karakter dan kemandirian siswa.


Hebner juga menekankan pentingnya kerja bersama dalam membangun sekolah.


Ia berencana duduk bersama para guru dan pihak terkait untuk merancang program yang tepat sasaran.

“Tidak bisa kerja sendiri, semua harus duduk bersama,” katanya.


Sedikit santai tapi kena: membenahi sekolah itu bukan sprint, tapi maraton—perlu napas panjang dan tim yang solid.


Sebelumnya, Hebner sempat bertugas di SMKN 5 Kupang. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dari lingkungan kerja yang solid dan penuh kekeluargaan.


Menurutnya, nilai kebersamaan dan kepedulian tinggi di sekolah tersebut menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas barunya di SMKN 2 Kupang.


Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah provinsi, lanjutnya, akan dijawab dengan kinerja maksimal.


Kepemimpinan baru selalu membawa harapan baru.

Di tangan Hebner, SMKN 2 Kupang kini berada di persimpangan penting: bertahan atau berbenah.

Pilihan sudah jelas—dan langkah awal sudah dimulai.


Perubahan tidak datang dari wacana.

Ia lahir dari keberanian mengambil langkah.

Masalah dihadapi, bukan dihindari.

Dan masa depan dibangun, bukan ditunggu.

✒️::kl