Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

HUT ke-14 FPRS: Gabriel Krado Berbagi Wawasan dan Alat Tulis untuk Siswa SDK Krado

Sabtu, 07 Maret 2026 | Maret 07, 2026 WIB Last Updated 2026-03-07T11:30:31Z

 

Admin Forum Peduli Rakyat Sikka (FPRS) Gabriel Krado bersama guru dan siswa SDK Krado berfoto bersama usai kegiatan berbagi wawasan serta penyerahan alat tulis dalam rangka perayaan HUT ke-14 FPRS di Kabupaten Sikka.

Maumere, NTT, 7 Maret 2026– Momentum HUT ke-14 Forum Peduli Rakyat Sikka (FPRS) diisi dengan kegiatan sosial dan edukatif yang menyentuh langsung dunia pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, Gabriel Krado hadir berbagi wawasan dan menyerahkan bantuan alat tulis kepada para siswa SDK Krado, Kabupaten Sikka.


Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini melibatkan guru serta seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI. Selain menerima bantuan alat tulis, para siswa juga mendapatkan materi motivasi belajar yang bertujuan menumbuhkan semangat mereka dalam meraih cita-cita.


Gabriel Krado selaku admin grup FPRS hadir secara langsung memberikan materi kepada para siswa. Dalam penyampaiannya, ia mengajak para peserta didik untuk terus rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki semangat tinggi dalam menempuh pendidikan.


“Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa perubahan bagi daerah ini. Belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kelak dapat menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat,” pesan Gabriel Krado kepada para siswa.


Selain memberikan motivasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembagian alat tulis kepada seluruh siswa SDK Krado. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan belajar para siswa sekaligus menambah semangat mereka dalam menempuh pendidikan.


Kegiatan sosial tersebut terlaksana berkat dukungan sejumlah donatur yang turut berpartisipasi aktif dalam pengadaan alat tulis bagi para siswa. Donatur yang terlibat adalah dr. Fransiskus Xaverius Lameng, pendiri Yayasan Abraham Maumere.


Pimpinan serta para guru di SDK Krado menyampaikan apresiasi atas kepedulian komunitas FPRS terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak di wilayah tersebut. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai bentuk dukungan nyata bagi para siswa.


Forum Peduli Rakyat Sikka (FPRS) merupakan sebuah komunitas diskusi masyarakat yang hadir melalui platform media sosial Facebook. Forum ini didirikan pada 07 Maret 2012 dengan tujuan menjadi ruang komunikasi publik bagi masyarakat Kabupaten Sikka untuk menyampaikan aspirasi, berbagi informasi, serta berdiskusi mengenai berbagai isu sosial, pembangunan daerah, pendidikan, dan kehidupan masyarakat.


Seiring berjalannya waktu, FPRS berkembang menjadi salah satu grup diskusi masyarakat yang cukup dikenal di Kabupaten Sikka.


Hingga saat ini, grup tersebut tercatat memiliki lebih dari 256.300 anggota yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, baik dari dalam daerah maupun diaspora masyarakat Sikka di berbagai wilayah.


Forum Peduli Rakyat Sikka saat ini dikelola oleh jajaran admin yang berperan menjaga keberlangsungan komunikasi di dalam komunitas, antara lain: Higinus Wilbrot, SH., MH. Gabriel Krado


Para admin secara aktif melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh anggota mematuhi aturan standar komunitas yang berlaku di dalam grup.


Apabila terdapat postingan atau komentar yang dinilai bermasalah atau kurang berkenan bagi sebagian anggota maupun netizen, para anggota dapat langsung menghubungi admin agar membantu menghapus konten tersebut.


Grup FPRS juga dikenal dengan sistem yang cukup terbuka. Forum ini tidak menerapkan persetujuan admin sebelum sebuah postingan dipublikasikan.


Setiap anggota bebas membuat postingan maupun memberikan komentar secara langsung di dalam grup. Dengan sistem tersebut, seluruh anggota diharapkan memiliki kesadaran dan tanggung jawab pribadi terhadap setiap konten yang mereka unggah maupun komentar yang mereka sampaikan di dalam forum.


Momentum perayaan HUT ke-14 Forum Peduli Rakyat Sikka tidak hanya menjadi peringatan perjalanan komunitas ini sebagai ruang diskusi publik, tetapi juga sebagai bentuk komitmen sosial untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.


Melalui kegiatan berbagi wawasan serta bantuan alat tulis kepada siswa SDK Krado, FPRS ingin menegaskan bahwa keberadaan komunitas ini tidak hanya sebatas ruang komunikasi di dunia maya, tetapi juga mampu menghadirkan aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan generasi muda di Kabupaten Sikka.

✒️: Albert Cakramento