Masuk

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Undana Kawal Pembangunan Kota Kupang

Kamis, 05 Maret 2026 | Maret 05, 2026 WIB Last Updated 2026-03-05T11:25:17Z

 

Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) bersama Pemerintah Kota Kupang dan berbagai pemangku kepentingan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Kupang.


Kupang,  NTT, 5 Maret 2026– Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil peran strategis dalam mengawal arah pembangunan Kota Kupang melalui keterlibatan aktif dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi riset kampus agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kebijakan pembangunan daerah.


Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Kupang, yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga unsur masyarakat.


Dalam forum tersebut, Undana menegaskan pentingnya menjadikan riset akademik sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan. Kampus tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengetahuan yang mampu menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah.


Keterlibatan akademisi dalam proses perencanaan pembangunan dinilai penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berbasis kajian ilmiah yang terukur. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.


Melalui pendekatan hilirisasi riset, hasil penelitian yang selama ini dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti di ruang akademik semata. Sebaliknya, penelitian tersebut harus mampu diterjemahkan menjadi solusi konkret terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah, mulai dari ekonomi, tata kelola kota, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Undana sebagai perguruan tinggi terbesar di Nusa Tenggara Timur memiliki potensi besar dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Berbagai riset yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa dapat menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis.


Forum konsultasi publik ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait arah pembangunan Kota Kupang ke depan. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan RKPD yang disusun mampu mencerminkan kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara luas.


Kehadiran akademisi dalam forum ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi berbagai pihak. Pemerintah sebagai pengambil kebijakan, akademisi sebagai penyedia kajian ilmiah, serta masyarakat sebagai penerima manfaat pembangunan harus berjalan dalam satu arah yang sama.


Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi seperti Undana dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan pembangunan berbasis pengetahuan (knowledge-based development). Pendekatan ini memungkinkan setiap kebijakan pembangunan memiliki landasan ilmiah yang kuat serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara lebih komprehensif.


Melalui peran aktif dalam forum konsultasi publik tersebut, Undana menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam proses pembangunan Kota Kupang. Kampus diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.